Luqman
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ۖ وَأَلْقَىٰ فِى ٱلْأَرْضِ رَوَٰسِىَ أَن تَمِيدَ بِكُمْ وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٍ ۚ وَأَنزَلْنَا مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءً فَأَنۢبَتْنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوْجٍ كَرِيمٍ 10
(10) Allah سبحانه وتعالى membacakan kepada hamba-hambaNya be-berapa tanda dari tanda-tanda kekuasaanNya, beberapa keajaiban dari keajaiban-kejaiban hikmahNya, dan beberapa nikmat dari tanda-tanda rahmatNya, seraya berfirman; ﴾ خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ ﴿ "Dia men-ciptakan langit," yang tujuh lapis dengan keagungan, keluasan, kete-balan dan ketinggiannya yang luar biasa, ﴾ بِغَيۡرِ عَمَدٖ تَرَوۡنَهَاۖ ﴿ "tanpa tiang yang kamu melihatnya" maksudnya, ia tidak mempunyai tiang-tiang penyangga. Dan kalau seandainya ia mempunyai tiang pasti tiang-tiang itu terlihat. Sesungguhnya langit itu terpancang dan kokoh dengan kekuasaan Allah سبحانه وتعالى. ﴾ وَأَلۡقَىٰ فِي ٱلۡأَرۡضِ رَوَٰسِيَ ﴿ "Dan Dia meletakkan gunung-gunung di bumi" yaitu gunung-gunung yang sangat besar yang Dia tancapkan di penjuru-penjurunya, supaya ﴾ تَمِيدَ بِكُمۡ ﴿ "bumi itu tidak menggoyang-kan kamu," maka kalau saja tidak ada gunung-gunung yang terpan-cang itu, niscaya bumi ini goncang dan niscaya tidak akan pernah diam dengan segenap penghuninya, ﴾ وَبَثَّ فِيهَا مِن كُلِّ دَآبَّةٖۚ ﴿ "dan memper-kembangbiakkan padanya segala macam jenis binatang." Maksudnya, Dia menyebarluaskan di muka bumi yang luas ini segala macam binatang melata yang semua ditundukkan untuk anak cucu Adam, untuk kemaslahatan mereka dan kebaikan bagi mereka. Dan ketika Allah mengembangbiakkannya di muka bumi ini, Allah سبحانه وتعالى mengetahui bahwasanya semua binatang melata itu harus mempunyai rizki untuk kehidupannya, maka Dia menurunkan air yang penuh berkah dari langit, ﴾ فَأَنۢبَتۡنَا فِيهَا مِن كُلِّ زَوۡجٖ كَرِيمٍ ﴿ "lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik," pe-mandangannya berguna lagi berkah. Maka binatang-binatang yang disebarluaskan itu dapat berkeliaran memakannya, dan setiap hewan tinggal di dalamnya.