Al-Anbiyaa
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَٱقْتَرَبَ ٱلْوَعْدُ ٱلْحَقُّ فَإِذَا هِىَ شَـٰخِصَةٌ أَبْصَـٰرُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ يَـٰوَيْلَنَا قَدْ كُنَّا فِى غَفْلَةٍ مِّنْ هَـٰذَا بَلْ كُنَّا ظَـٰلِمِينَ 97
(97) ﴾ وَٱقۡتَرَبَ ٱلۡوَعۡدُ ٱلۡحَقُّ ﴿ "Dan telah dekatlah kedatangan janji yang benar (Hari Kebangkitan)," yaitu pada Hari Kiamat yang sudah Allah janjikan kedatanganNya. Janji Allah sungguh-sungguh akan terwujud dan benar. Pada hari itu, engkau akan menyaksikan pan-dangan orang-orang kafir terbelalak karena dahsyatnya kekagetan mereka, prahara-prahara yang memiriskan hati dan kegaduhan yang mencekam. Mereka tidak menyadari kejahatan dan dosa-dosa me-reka. Mereka meneriakkan kecelakaan, kebinasaan, dan penyesalan, serta kesedihan atas kesempatan yang telah terlewatkan. Mereka berkata, ﴾ قَدۡ كُنَّا فِي غَفۡلَةٖ مِّنۡ هَٰذَا ﴿ "Sesungguhnya kami dahulu dalam kelalaian tentang ini," tentang hari yang agung ini. Kami di dunia terlenakan, asyik dalam permainan dunia sampai saat datangnya keyakinan (ajal), dan kami memasuki Hari Kiamat. Seandainya ada orang yang bisa meninggal gara-gara penyesalan dan kesedihan, niscaya mereka akan mati (karenanya). ﴾ بَلۡ كُنَّا ظَٰلِمِينَ 97 ﴿ "Bahkan kami dahulu adalah orang-orang yang zhalim," mereka mengakui tindak aniaya yang mereka perbuat dan keadilan Allah mengenai mereka. Pada hari itu, diperintahkan agar mereka dan sesembahan-sesem-bahan mereka dicampakkan ke dalam neraka. Karena itu, Allah berfirman,