Taa-Haa
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
قَالَ ٱهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًۢا ۖ بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّى هُدًى فَمَنِ ٱتَّبَعَ هُدَاىَ فَلَا يَضِلُّ وَلَا يَشْقَىٰ 123
(123) Allah تعالى memberitahukan bahwasanya Dia meme-rintahkan Adam dan iblis untuk turun ke bumi, dan hendaknya mereka[34] menganggap setan sebagai musuh bagi mereka dan me-waspadainya, mempersiapkan kesiapan (menghadapinya) dan melawannya. Dan sesungguhnya Allah akan menurunkan kepada mereka kitab-kitab (Allah), dan mengutus para rasulNya untuk menjelaskan jalan yang lurus yang menghubungkan kepadaNya dan surgaNya. Para rasul itu akan memperingatkan mereka dari musuh yang nyata ini. Dan kapan saja petunjuk itu datang kepada mereka, yaitu kitab-kitab dan para rasul, maka sungguh barang-siapa yang mengikutinya, mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya, maka sesungguhnya dia tidak akan tersesat di dunia dan akhirat serta tidak celaka di dua tempat itu. Bahkan dia dipandu menuju jalan yang lurus di dunia dan akhirat. Dia mendapatkan kebahagiaan dan rasa aman di akhirat kelak. Perasaan ketakutan dan kesedihan sudah dihapuskan darinya, tertuang dalam ayat yang lain, ﴾ فَمَن تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوۡفٌ عَلَيۡهِمۡ وَلَا هُمۡ يَحۡزَنُونَ 38 ﴿ "Maka barangsiapa yang mengikuti petunjukKu, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Al-Baqarah: 38). Mengikuti hidayah adalah dengan cara membenarkan berita wahyu tanpa mengcounternya dengan syubhat-syubhat. Dan menaati perintah adalah melalui sikap tidak melawannya dengan nafsu syahwat.