U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Israa
Suuradda 17

Al-Israa

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadda 70

وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِىٓ ءَادَمَ وَحَمَلْنَـٰهُمْ فِى ٱلْبَرِّ وَٱلْبَحْرِ وَرَزَقْنَـٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَـٰتِ وَفَضَّلْنَـٰهُمْ عَلَىٰ كَثِيرٍ مِّمَّنْ خَلَقْنَا تَفْضِيلًا 70

(70) Ini adalah salah satu kemurahan dan kebaikan Allah yang tidak terukur kadarnya kepada mereka, yang mana Dia me-muliakan Bani Adam dengan semua bentuk kemuliaan. Allah me-muliakan mereka dengan ilmu dan akal. Allah mengutus para rasul, menurunkan kitab-kitab, menjadikan wali dan orang pilihan(Nya) dari mereka, serta mencurahkan nikmat-nikmat lahir maupun bathin yang lain bagi mereka. ﴾ وَحَمَلۡنَٰهُمۡ فِي ٱلۡبَرِّ ﴿ "Dan kami angkut mereka di da-ratan," di atas tunggangan seperti unta, baghal, keledai dan kenda-raan-kendaraan darat, ﴾ وَٱلۡبَحۡرِ ﴿ "dan di lautan," dengan kapal-kapal dan perahu-perahu. ﴾ وَرَزَقۡنَٰهُم مِّنَ ٱلطَّيِّبَٰتِ ﴿ "Kami beri mereka rizki dari yang baik-baik," dalam bentuk makanan, minuman, pakaian dan pasangan. Maka, tidak ada dari kebaikan yang berhubungan erat dengan kebutuhan mereka melainkan pasti Allah telah memuliakan mereka dengan-nya dan memudahkannya bagi mereka dengan semudah-mudahnya. ﴾ وَفَضَّلۡنَٰهُمۡ عَلَىٰ كَثِيرٖ مِّمَّنۡ خَلَقۡنَا تَفۡضِيلٗا ﴿ "Dan Kami lebihkan mereka de-ngan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan," dengan keistimewaan khusus bagi mereka berupa jalan hidup yang baik dan mengutamakan mereka dengan aneka keutama-an yang tidak dimiliki makhluk lain dari jenis-jenis makhluk (yang ada). Apakah mereka tidak mau bersyukur kepada Dzat yang telah melimpahkan nikmatNya dan menepis bahaya? Jangan sampai nikmat-nikmat itu menghalangi mereka dari Dzat yang memberi nikmat itu sendiri, sehingga mereka sibuk dengan kenikmatan itu dari beribadah kepadaNya, bahkan tidak menutup kemungkinan menggunakannya dalam bermaksiat kepadaNya.