An-Nahl
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَهُوَ ٱلَّذِى سَخَّرَ ٱلْبَحْرَ لِتَأْكُلُوا۟ مِنْهُ لَحْمًا طَرِيًّا وَتَسْتَخْرِجُوا۟ مِنْهُ حِلْيَةً تَلْبَسُونَهَا وَتَرَى ٱلْفُلْكَ مَوَاخِرَ فِيهِ وَلِتَبْتَغُوا۟ مِن فَضْلِهِۦ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ 14
(14) Maknanya, [وَ] "Dan" Dia-lah Dzat yang sendiri, tidak ada sekutu bagiNya ﴾ ٱلَّذِي سَخَّرَ ٱلۡبَحۡرَ ﴿ "yang menundukkan lautan (untuk-mu)," dan menyediakannya demi kemanfaatan-kemanfaatan kalian yang variatif, ﴾ لِتَأۡكُلُواْ مِنۡهُ لَحۡمٗا طَرِيّٗا ﴿ "agar kamu dapat memakan dari-nya daging yang segar (ikan)," yaitu ikan-ikan dan binatang air yang kalian buru, ﴾ وَتَسۡتَخۡرِجُواْ مِنۡهُ حِلۡيَةٗ تَلۡبَسُونَهَاۖ ﴿ "dan kamu mengeluarkan dari lautan itu perhiasan yang kamu pakai," sehingga menambah keindahan dan keelokan pada kalian atas pesona yang sudah melekat pada kalian. ﴾ وَتَرَى ٱلۡفُلۡكَ ﴿ "Dan kamu melihat bahtera," yaitu kapal-kapal dan perahu-perahu, ﴾ مَوَاخِرَ فِيهِ ﴿ "berlayar padanya," yaitu membelah lautan yang bergelombang lagi menakutkan, dengan moncong bagian depannya sehingga dapat berlalu di atasnya dari satu wi-layah ke tempat lain, membawa para penumpang, hasil-hasil rizki mereka, barang bawaan serta perniagaan mereka yang mereka jadi-kan sarana untuk mengais rizki-rizki dan kemurahan Allah atas mereka. ﴾ وَلَعَلَّكُمۡ تَشۡكُرُونَ ﴿ "Dan supaya kamu bersyukur," (kepada Dzat) yang telah memudahkan semua ini bagi kalian dan menyuguhkan-nya, dan menyanjung Allah atas karuniaNya atas kalian. Bagi Allah تعالى segala pujian, syukur dan sanjungan. Pasalnya, Allah telah mem-berikan bagi hamba-hambaNya hal-hal yang menjadi kemaslahatan dan kepentingan mereka, melebihi apa yang mereka cari dan lebih tinggi daripada sesuatu yang mereka harapkan. Dia menganugerahi mereka segala yang mereka minta. Kita tidak dapat menghitung sanjungan atasNya, akan tetapi Dia adalah sebagaimana Dia menyan-jung diriNya.