U bood nuxurka
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Ra'd
Suuradda 13

Ar-Ra'd

Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.

Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22

Aayadda 7

وَيَقُولُ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْلَآ أُنزِلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌ مِّن رَّبِّهِۦٓ ۗ إِنَّمَآ أَنتَ مُنذِرٌ ۖ وَلِكُلِّ قَوْمٍ هَادٍ 7

(7) Maksudnya, orang-orang kafir melontarkan usulan ke-padamu tentang tanda-tanda kebenaran (adanya Hari Kebangkitan) sesuai yang mereka tentukan sendiri. Mereka menyatakan, ﴾ لَوۡلَآ أُنزِلَ عَلَيۡهِ ءَايَةٞ مِّن رَّبِّهِۦٓۗ ﴿ "Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Rabbnya?" Pernyataan ini, mereka jadikan se-bagai alasan untuk menjastifikasi sikap penolakan mereka terhadap Rasul. Padahal, beliau hanyalah seorang pemberi peringatan, tidak memiliki wewenang atas sesuatu pun. Allah-lah yang menurunkan tanda-tanda kebenaran risalah. Dia telah mendukung beliau dengan beraneka bukti kebenaran yang tidak tersembunyi bagi orang-orang yang berakal. Dengan itu, orang yang niatnya mencari kebenaran akan mendapatkan petunjuk. Adapun orang kafir, dikarenakan kezhaliman dan kebodohannya, maka akan melontarkan usulan kepada Allah tentang tanda-tanda kebenaran (yang mesti diturun-kan). Itu me-rupakan pengajuan usulan yang batil, kedustaan, dan mengada-ada. Sesungguhnya bila datang sebuah ayat (tanda ke-benaran) apa pun itu, niscaya dia tidak akan beriman dan tidak akan tunduk kepadanya. Dia menampik beriman bukan lantaran tidak ada yang menunjukkannya kepada kebenaran, tapi karena hawa nafsu dan menuruti syahwat belaka. ﴾ وَلِكُلِّ قَوۡمٍ هَادٍ ﴿ "Dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk," maksudnya mem-punyai penyeru yang mengajak mereka menuju hidayah, dari ka-langan para rasul dan pengikut-pengikut mereka. Mereka dibekali bermacam-macam dalil dan bukti kebenaran yang menunjukkan kebenaran hidayah yang ada pada mereka.