Yusuf
Kani waa tarjumaad tafsiirka as-Saʿdī sida IslamHouse.com ugu daabacdo saadi.islamenc.com, oo laga akhriyay bogagga goobtaas. Goobtu ma sheegayso cidda tarjuntay ama daabacaadda la daabacay ee ay raacayso, mana sheegayso shuruudo qaadashada qoraalkeeda ah, sidaas darteed xaqa muujinteeda lama xaqiijin. Qofna ma barbardhigin buug la daabacay, aqoonyahanna ma dib u eegin. Qayb kasta waxay ag taagan tahay aayadaha ay ka hadlayso, kuwaas oo ah qoraalka Quraanka ee Tanzil, sida uu ugu yaal halkaas; aayad goobtu aanay faallo u gaar ah ka bixin waxay la taagan tahay qaybta ka horraysa, tusmaduna waxay magacaabaysaa aayad kasta oo caynkaas ah. Sabīl wax ka mid ah ma qorin, mana tarjumin.
Qoraalka waxaa laga helaysaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)la qaaday 2026-10-22
وَقَالَ ٱلْمَلِكُ إِنِّىٓ أَرَىٰ سَبْعَ بَقَرَٰتٍ سِمَانٍ يَأْكُلُهُنَّ سَبْعٌ عِجَافٌ وَسَبْعَ سُنۢبُلَـٰتٍ خُضْرٍ وَأُخَرَ يَابِسَـٰتٍ ۖ يَـٰٓأَيُّهَا ٱلْمَلَأُ أَفْتُونِى فِى رُءْيَـٰىَ إِن كُنتُمْ لِلرُّءْيَا تَعْبُرُونَ 43
Ketika Allah تعالى berkehendak mengeluarkan Yusuf dari pen-jara, maka Allah memperlihatkan mimpi yang aneh tersebut pada sang raja yang penakwilannya mengundang semua orang, agar penakwilan mimpi itu nanti terjawab di tangan Yusuf, hingga akan tampak sisi keutamaan Yusuf dan menjadi jelas kapasitas ilmunya, yang selanjutnya akan menjadi sumber pengangkatan ketinggian martabatnya di dunia dan akhirat. Dan termasuk dari ketentuan takdir yang bersifat selaras adalah, bahwa sang rajalah -orang yang menjadi tumpuan permasalahan rakyat- yang bermimpi melihat-nya. Karena kemaslahatannya terkait dengannya (raja). Pasalnya, ia menyaksikan mimpi yang menyeramkannya. Ia pun mengumpul-kan orang-orang berilmu dan para pemikir dari bangsanya seraya berkata,
( 43) ﴾ إِنِّيٓ أَرَىٰ سَبۡعَ بَقَرَٰتٖ سِمَانٖ يَأۡكُلُهُنَّ سَبۡعٌ ﴿ "Sesungguhnya aku ber-mimpi melihat tujuh ekor sapi betina yang gemuk-gemuk dimakan oleh tujuh", tujuh ekor sapi betina ﴾ عِجَافٞ ﴿ "yang kurus-kurus", inilah sisi keanehannya, tujuh sapi yang kurus dan tak bertenaga yang ke-kuatannya sudah tidak ada lagi, memakan tujuh sapi betina yang gemuk-gemuk, yang merupakan sapi-sapi paling kuat. (وَ) " Dan", aku menyaksikan ﴾ سَبۡعَ سُنۢبُلَٰتٍ خُضۡرٖ ﴿ "tujuh butir (gandum) yang hijau", dimusnahkan oleh tujuh butir yang kering. ﴾ يَٰٓأَيُّهَا ٱلۡمَلَأُ أَفۡتُونِي فِي رُءۡيَٰيَ ﴿ "Hai orang-orang yang terkemuka, 'Terangkanlah kepadaku tentang ta'bir mimpiku'," sebab pena'biran semua orang adalah satu, dan penak-wilan itu semua hanya satu macam ﴾ إِن كُنتُمۡ لِلرُّءۡيَا تَعۡبُرُونَ ﴿ "jika kamu dapat mena'birkan mimpi."