Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Qadr
Surah 97

Al-Qadr

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 5

سَلَـٰمٌ هِىَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ ٱلْفَجْرِ 5

(5) ﴾ سَلَٰمٌ هِيَ ﴿ "Malam itu (penuh) kesejahteraan," yakni sejahtera dari berbagai aib dan keburukan karena banyaknya kebaikan pada malam itu ﴾ حَتَّىٰ مَطۡلَعِ ٱلۡفَجۡرِ ﴿ "sampai terbit fajar," yakni bermula sejak tenggelamnya matahari hingga terbitnya fajar. Berbagai hadits mutawatir banyak menyebutkan keutamaannya,[147] malam itu berada di bulan Ramadhan pada sepuluh malam terakhir khususnya, dan terutama pada malam-malam ganjil. Malam qadar berlaku setiap tahun hingga Kiamat tiba. Karena itu Nabi a beri'tikaf dan mem-perbanyak ibadah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan demi mengharapkan malam qadar. Wallahu a'lam.