Al-Lail
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَٱتَّقَىٰ 5 وَصَدَّقَ بِٱلْحُسْنَىٰ 6 فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلْيُسْرَىٰ 7
(5-7) Karena itulah Allah سبحانه وتعالى membedakan mereka yang beramal dan menyebutkan sifat pekerjaan-pekerjaan mereka seraya berfirman, ﴾ فَأَمَّا مَنۡ أَعۡطَىٰ ﴿ "Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah)," yakni menunaikan ibadah harta yang diperintahkan seperti zakat, nafkah, kaffarat, sedekah, infak untuk kebajikan, dan ibadah badan seperti shalat, puasa, dan lainnya, maupun gabungan antara ibadah harta dan badan seperti haji, umrah, dan lainnya ﴾ وَٱتَّقَىٰ ﴿ "dan bertakwa," dengan menjaga diri dari hal-hal yang diha-ramkan dan kemaksiatan dengan berbagai jenisnya, ﴾ وَصَدَّقَ بِٱلۡحُسۡنَىٰ ﴿ "dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga)," yakni membenarkan dengan kalimat tauhid dan semua keyakinan Agama yang ditun-jukkannya, serta segala akibat baiknya berupa balasan akhirat, ﴾ فَسَنُيَسِّرُهُۥ لِلۡيُسۡرَىٰ ﴿ "maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah." Maksudnya, Kami akan mempermudah urusannya, segala kebaikan Kami jadikan mudah baginya dan Kami mudahkan bagi-nya meninggalkan segala keburukan, karena ia menempuh sebab-sebab kemudahan, sehingga Allah سبحانه وتعالى mempermudahkannya.