Al-Anfaal
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَمَا لَهُمْ أَلَّا يُعَذِّبَهُمُ ٱللَّهُ وَهُمْ يَصُدُّونَ عَنِ ٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَمَا كَانُوٓا۟ أَوْلِيَآءَهُۥٓ ۚ إِنْ أَوْلِيَآؤُهُۥٓ إِلَّا ٱلْمُتَّقُونَ وَلَـٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ 34
(34) Kemudian Allah berfirman, ﴾ وَمَا لَهُمۡ أَلَّا يُعَذِّبَهُمُ ٱللَّهُ ﴿ "Kenapa Allah tidak mengazab mereka", yakni apa yang menghalangi mereka dari azab Allah, padahal mereka telah melakukan sebab-sebabnya? Yaitu menghalang-halangi manusia dari Masjidil Haram, lebih-lebih mereka menghalangi Nabi ﷺ dan para sahabat yang sebenarnya lebih layak dengannya daripada mereka. Oleh karena itu Dia berfir-man, ﴾ وَمَا كَانُوٓاْ ﴿ "Dan mereka bukanlah", yakni orang-orang musyrik itu ﴾ أَوۡلِيَآءَهُۥٓۚ ﴿ "orang-orang yang berhak menguasainya." Ada kemung-kinan dhamir (kata ganti)nya kembali kepada Allah, yakni wali-wali Allah, ada kemungkinan ia kembali ke Masjidil Haram, yakni me-reka tidak lebih berhak terhadapnya daripada orang lain. ﴾ إِنۡ أَوۡلِيَآؤُهُۥٓ إِلَّا ٱلۡمُتَّقُونَ ﴿ "Orang-orang yang berhak menguasai(nya), hanyalah orang-orang yang bertakwa." Yaitu orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya, mengesakanNya dengan tauhid dan ibadah dan mengikhlaskan agama hanya untukNya. ﴾ وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَهُمۡ لَا يَعۡلَمُونَ ﴿ "Te-tapi kebanyakan mereka tidak mengetahui." Oleh karena itu mereka mengklaim perkara padahal orang lain lebih berhak terhadap per-kara tersebut daripada mereka.