Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-A'raaf
Surah 7

Al-A'raaf

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 86

وَلَا تَقْعُدُوا۟ بِكُلِّ صِرَٰطٍ تُوعِدُونَ وَتَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ مَنْ ءَامَنَ بِهِۦ وَتَبْغُونَهَا عِوَجًا ۚ وَٱذْكُرُوٓا۟ إِذْ كُنتُمْ قَلِيلًا فَكَثَّرَكُمْ ۖ وَٱنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَـٰقِبَةُ ٱلْمُفْسِدِينَ 86

(86) ﴾ وَلَا تَقۡعُدُواْ ﴿ "Dan janganlah kamu duduk" menghadang orang ﴾ بِكُلِّ صِرَٰطٖ ﴿ "di tiap-tiap jalan." Yaitu jalan yang banyak dila-lui oleh orang-orang, kamu memperingatkan orang-orang darinya, ﴾ تُوعِدُونَ ﴿ "dengan menakut-nakuti", orang-orang yang melewatinya ﴾ وَتَصُدُّونَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ ﴿ "dan menghalang-halangi orang yang beriman dari jalan Allah." Yakni orang yang ingin menjadikannya sebagai petun-juk. ﴾ وَتَبۡغُونَهَا عِوَجٗاۚ ﴿ "Dan menginginkan agar jalan Allah itu menjadi bengkok." Dan kamu membelokkannya demi mengikuti hawa nafsu-mu. Semestinya kamu dan orang-orang selainmu menghargai dan menghormati jalan-jalan yang Allah letakkan bagi hamba-hamba-Nya, agar mereka bisa menitinya kepada ridha Allah dan rumah kemuliaanNya yang dengannya Dia merahmati mereka dengan rahmat terbesar. Semestinya kamu menolongnya, menyerukan ke-padanya dan membelanya, bukan malah kamu menjadi pembegal yang menghadang orang-orang darinya, karena ini adalah meru-pakan bentuk kekufuran kepada nikmat Allah dan penentangan kepada Allah serta menjadikan jalan yang paling lurus dan paling adil sebagai jalan yang bengkok, dan kamu menyalahkan orang-orang yang menitinya. ﴾ وَٱذۡكُرُوٓاْ ﴿ "Dan ingatlah", nikmat Allah atas kalian, ﴾ إِذۡ كُنتُمۡ قَلِيلٗا فَكَثَّرَكُمۡۖ ﴿ "di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu." Yakni menumbuh-biakkanmu dengan istri, anak-anak dan kesehatan yang Dia berikan kepadamu, bahwa Dia tidak mengujimu dengan wabah atau penya-kit yang mengurangi jumlahmu. Dia juga tidak menguasakanmu kepada musuh yang menumpasmu dan mencerai-beraikanmu di muka bumi. Justru Dia memberimu nikmat dengan kesatuanmu, pelimpahan rizki dan banyaknya keturunan.﴾ وَٱنظُرُواْ كَيۡفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلۡمُفۡسِدِينَ ﴿ "Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan." Kamu tidak melihat mereka kecuali tercerai berai, yang ada di negeri mereka hanyalah kesunyian dan porak poranda. Mereka tidak meninggalkan nama yang baik, justru di du-nia ini mereka mendapatkan laknat, sementara pada Hari Kiamat mereka lebih hina dan sengsara.