Al-A'raaf
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
قَالَ مُوسَىٰ لِقَوْمِهِ ٱسْتَعِينُوا۟ بِٱللَّهِ وَٱصْبِرُوٓا۟ ۖ إِنَّ ٱلْأَرْضَ لِلَّهِ يُورِثُهَا مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۖ وَٱلْعَـٰقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ 128
(128) ﴾ قَالَ مُوسَىٰ لِقَوۡمِهِ ﴿ "Maka Musa berkata kepada kaumnya," me-wasiatkan kepada mereka dalam keadaan tersebut di mana mereka tidak memiliki apa pun untuk melawan, dengan perlawanan Ila-hiyah dan bantuan Rabbaniyah. ﴾ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱللَّهِ ﴿ "Mohonlah pertolongan kepada Allah." Yakni bersandarlah kepadaNya dalam meraih apa yang bermanfaat bagimu dan menolak apa yang memudaratkan-mu. Percayalah kepada Allah bahwa Dia akan menyempurnakan perkaramu, ﴾ وَٱصۡبِرُوٓاْۖ ﴿ "Dan bersabarlah." Yakni pegang teguhlah ke-sabaran atas apa yang menimpamu dengan berharap kelapangan di balik ujian ini. ﴾ إِنَّ ٱلۡأَرۡضَ لِلَّهِ ﴿ "Sesungguhnya bumi ini kepunyaan Allah." Bukan milik Fir'aun, bukan pula milik kaumnya sehingga mereka bisa semena-mena di atasnya. ﴾ يُورِثُهَا مَن يَشَآءُ مِنۡ عِبَادِهِۦۖ ﴿ "Dipu-sakakanNya kepada siapa yang dikehendakiNya dari hamba-hambaNya." Yakni merotasinya di antara manusia menurut hikmah dan kehen-dakNya, akan tetapi kesudahan yang baik tetap milik orang-orang yang bertakwa. Walaupun mereka itu diuji beberapa lama berda-sarkan hikmah dari Allah, tetapi kemenangan adalah milik mereka. ﴾ وَٱلۡعَٰقِبَةُ ﴿ "Dan kesudahan yang baik", adalah untuk mereka. Ini ada-lah tugas seorang hamba, di mana pada waktu memiliki kemam-puan, dia harus melakukan cara untuk menolak gangguan orang lain dari dirinya sebatas kemampuan itu dan pada saat lemah hen-daknya dia bersabar, memohon pertolongan kepada Allah dan menunggu datangnya kelapangan.