Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-An'aam
Surah 6

Al-An'aam

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 86

وَإِسْمَـٰعِيلَ وَٱلْيَسَعَ وَيُونُسَ وَلُوطًا ۚ وَكُلًّا فَضَّلْنَا عَلَى ٱلْعَـٰلَمِينَ 86

(86) ﴾ وَإِسۡمَٰعِيلَ ﴿ "Dan Isma'il" bin Ibrahim, bapak bangsa yang merupakan bangsa paling mulia yakni bangsa Arab, bapak dari Sayyid anak cucu Adam, Muhammad. ﴾ وَيُونُسَ ﴿ "Dan Yunus" bin Matta. ﴾ وَلُوطٗاۚ ﴿ "Dan Luth" bin Harun, saudara Ibrahim. ﴾ وَكُلّٗا ﴿ "Dan masing-masingnya," dari para Nabi dan Rasul itu ﴾ فَضَّلۡنَا عَلَى ٱلۡعَٰلَمِينَ ﴿ "Kami lebihkan derajatnya di atas umat (di masanya)." Karena derajat keutamaan ada empat, yaitu yang disebutkan oleh Allah dalam FirmanNya. ﴾ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَٱلرَّسُولَ فَأُوْلَٰٓئِكَ مَعَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمَ ٱللَّهُ عَلَيۡهِم مِّنَ ٱلنَّبِيِّـۧنَ وَٱلصِّدِّيقِينَ وَٱلشُّهَدَآءِ وَٱلصَّٰلِحِينَۚ ﴿ "Dan barangsiapa yang menaati Allah dan Rasul(Nya), mereka akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, dari kalangan para nabi, para shiddiqin, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang shalih." (An-Nisa`: 69). Mereka itu termasuk ke dalam derajat yang tinggi, bahkan mereka adalah rasul-rasul terbaik secara mutlak. Para Rasul yang kisahnya Allah ceritakan di dalam kitabNya adalah lebih utama dari-pada yang tidak diceritakan, tanpa ragu.