Al-Hadid
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
يَـٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَءَامِنُوا۟ بِرَسُولِهِۦ يُؤْتِكُمْ كِفْلَيْنِ مِن رَّحْمَتِهِۦ وَيَجْعَل لَّكُمْ نُورًا تَمْشُونَ بِهِۦ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ۚ وَٱللَّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ 28
(28) Ada kemungkinan pembicaraan (pesan) ayat ini ditu-jukan kepada ahli kitab, yaitu orang-orang yang beriman kepada Nabi Musa عليه السلام dan Nabi Isa عليه السلام. Allah سبحانه وتعالى memerintah mereka mengerjakan tuntutan keimanan mereka, yaitu bertakwa kepada Allah سبحانه وتعالى dan meninggalkan berbagai kemaksiatan serta beriman kepada RasulNya, Muhammad a. Jika mereka mau mengerjakan hal itu, maka Allah سبحانه وتعالى, memberi mereka ﴾ كِفۡلَيۡنِ مِن رَّحۡمَتِهِۦ ﴿ "dua bagian dari rahmatNya." Maksudnya, dua bagian pahala, satu bagian atas keimanan mereka terhadap para nabi terdahulu dan satu bagian lain atas keimanan mereka kepada Nabi Muhammad a. Kemungkinan lain, ayat ini bersifat perintah umum yang mencakup ahli kitab dan lainnya dan inilah kemungkinan yang zahir. Allah سبحانه وتعالى memerintah semua manusia untuk beriman dan bertakwa yang mencakup seluruh bagian agama, baik secara lahir maupun batin, baik yang pokok maupun cabang-cabangnya. Jika mereka mau mengerjakan semua perintah agung ini, Allah سبحانه وتعالى pasti memberikan ﴾ كِفۡلَيۡنِ مِن رَّحۡمَتِهِۦ ﴿ "dua bagian dari rahmatNya," tidak ada yang mengetahui ukuran serta sifatnya kecuali hanya Allah سبحانه وتعالى semata. Satu bagian atas keimanan dan bagian lain atas ketakwaan. Atau satu bagian pahala atas pelaksanaan berbagai perintah dan satu bagian pahala lain karena meninggalkan berbagai larangan, atau kemungkinan bahwa penyebutan bentuk ganda dalam ayat ini menunjukkan pemberian pahala yang berulang. ﴾ وَيَجۡعَل لَّكُمۡ نُورٗا تَمۡشُونَ بِهِۦ ﴿ "Dan menjadikan untukmu cahaya, yang dengan cahaya itu kamu dapat berjalan," maksudnya, memberi kalian ilmu dan cahaya yang kalian jadikan lentera untuk berjalan dalam gelapnya kebo-dohan dan agar penghuni langit dan bumi memintakan ampunan untuk kalian. ﴾ وَٱللَّهُ ذُو ٱلۡفَضۡلِ ٱلۡعَظِيمِ ﴿ "Dan Allah memiliki karunia yang besar." Sehingga banyaknya pahala yang diberikan oleh Pemilik karunia yang besar itu tidak perlu diherani; karuniaNya meliputi seluruh penghuni langit dan bumi. Tidak ada satu makhluk pun yang terlepas dari karunia Allah سبحانه وتعالى barang sekejap mata sekalipun bahkan tidak lebih sedikit dari itu.