An-Najm
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
هَـٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلْأُولَىٰٓ 56
(56) ﴾ هَٰذَا نَذِيرٞ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلۡأُولَىٰٓ ﴿ "Ini (Muhammad) adalah seorang pem-beri peringatan di antara pemberi-pemberi peringatan yang telah terda-hulu." Artinya, rasul dari kaum Quraisy marga Hasyim, Muhammad bin Abdullah ini bukanlah rasul pertama, tapi sebelumnya telah ada para rasul. Mereka sama menyerukan dakwah yang diserukan oleh Muhammad bin Abdullah, lantas mengapa kalian menging-kari risalah yang dibawanya? Bukankah Muhammad bin Abdullah telah datang membawa al-Qur`an yang tidak terdapat kebatilan di depan dan di belakangnya, diturunkan dari Allah Yang Mahabijak-sana dan Terpuji? Bukankah Allah سبحانه وتعالى telah membinasakan orang yang mendustakan rasul-rasul sebelumnya? Lantas apa kiranya yang bisa menghalangi siksaan untuk orang-orang yang mendus-takan Nabi Muhammad, pemimpin para rasul, imam orang-orang yang bertakwa, dan pemimpin penghuni surga yang wajahnya bercahaya.