At-Tur
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
فَذَكِّرْ فَمَآ أَنتَ بِنِعْمَتِ رَبِّكَ بِكَاهِنٍ وَلَا مَجْنُونٍ 29
(29) Allah سبحانه وتعالى memerintahkan RasulNya, Muhammad a, agar tetap mengingatkan seluruh manusia, baik yang beriman maupun yang kufur agar hujjah Allah سبحانه وتعالى tegak terhadap orang-orang yang zhalim dan supaya orang-orang yang mendapat per-tolongan bisa mengambil petunjuk dari peringatan itu. Allah سبحانه وتعالى juga memerintahkan agar RasulNya a tidak mempedulikan perkataan serta gangguan orang-orang musyrik dan yang mendustakan, me-reka yang menghalang-halangi orang untuk mengikuti RasulNya padahal mereka tahu bahwa Rasulullah a adalah orang yang paling jauh dari apa yang mereka tuduhkan dan dustakan, karena itulah Allah سبحانه وتعالى menafikan semua kekurangan yang dituduhkan pada RasulNya. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ فَمَآ أَنتَ بِنِعۡمَتِ رَبِّكَ ﴿ "Dan kamu, di-sebabkan nikmat Rabbmu bukanlah," yakni karena karunia dan kelem-butanNya, ﴾ بِكَاهِنٖ ﴿ "seorang tukang tenung," yang memiliki khadam dari bangsa jin yang memberitahukan sebagian berita ghaib yang dicampuri seratus kebohongan, ﴾ وَلَا مَجۡنُونٍ ﴿ "dan bukan pula seorang gila," yang kehilangan akal, tapi engkau adalah orang yang paling sempurna akalnya, paling jauh dari setan, dan paling benar, engkau adalah orang yang paling mulia dan sempurna.