Qaaf
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
إِذْ يَتَلَقَّى ٱلْمُتَلَقِّيَانِ عَنِ ٱلْيَمِينِ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ قَعِيدٌ 17
(17) Begitu juga manusia harus menempatkan para malaikat mulia yang menulis semua amalnya di dalam pikirannya, para ma-laikat dimuliakan dan dihormati dan selalu waspada untuk tidak berbuat atau berkata sesuatu yang dicatat yang tidak diridhai oleh Rabb semesta alam. Karena itulah Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ إِذۡ يَتَلَقَّى ٱلۡمُتَلَقِّيَانِ ﴿ "Ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya," yakni men-catat semua amal manusia, satu berada ﴾ عَنِ ٱلۡيَمِينِ ﴿ "di sebelah kanan," yang mencatat segala amal baik, dan lainnya ﴾ وَعَنِ ٱلشِّمَالِ ﴿ "di sebelah kiri," yang mencatat seluruh amal buruk, masing-masing dari kedua malaikat itu terikat untuk tugas tersebut, disiapkan untuk tugasnya yang dipersiapkan untuknya dan tetap senantiasa melakukan tugas itu.