Ad-Dukhaan
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَلَقَدْ فَتَنَّا قَبْلَهُمْ قَوْمَ فِرْعَوْنَ وَجَآءَهُمْ رَسُولٌ كَرِيمٌ 17
(17) Ketika Allah سبحانه وتعالى menyebutkan pendustaan orang-orang yang mendustakan Rasul Muhammad a, Allah سبحانه وتعالى menyebutkan bahwa mereka memiliki panutan dari orang-orang yang mendus-takan sebelumnya. Allah سبحانه وتعالى menyebutkan kisah mereka bersama Musa dan apa yang Allah سبحانه وتعالى timpakan pada mereka agar mereka yang mendustakan agama yang dibawa Muhammad a gentar. Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَلَقَدۡ فَتَنَّا قَبۡلَهُمۡ قَوۡمَ فِرۡعَوۡنَ ﴿ "Sungguh sebelum mereka telah Kami uji kaum Fir'aun," yaitu Kami uji dan tes mereka dengan diutusnya rasul Kami, Musa bin Imran, kepada mereka, seorang rasul mulia yang di dalam dirinya terdapat kemuliaan dan akhlak baik yang tidak dimiliki oleh yang lain.