Fussilat
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَلَا تَسْتَوِى ٱلْحَسَنَةُ وَلَا ٱلسَّيِّئَةُ ۚ ٱدْفَعْ بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ فَإِذَا ٱلَّذِى بَيْنَكَ وَبَيْنَهُۥ عَدَٰوَةٌ كَأَنَّهُۥ وَلِىٌّ حَمِيمٌ 34
(34) Allah سبحانه وتعالى berfirman, ﴾ وَلَا تَسۡتَوِي ٱلۡحَسَنَةُ وَلَا ٱلسَّيِّئَةُۚ ﴿ "Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan," atau tidaklah sama mengerjakan keba-jikan dan ketaatan karena demi mendapat ridha Allah سبحانه وتعالى dengan mengerjakan dosa-dosa dan maksiat yang bisa membuat Allah murka dan tidak membuatNya ridha; dan tidak pula sama per-buatan baik kepada manusia dengan berbuat buruk kepada mereka, baik pada keburukan itu sendiri, karakternya maupun pada ba-lasannya kelak. ﴾ هَلۡ جَزَآءُ ٱلۡإِحۡسَٰنِ إِلَّا ٱلۡإِحۡسَٰنُ 60 ﴿ "Tidak ada balasan bagi kebajikan melainkan kebajikan pula."(Ar-Rahman: 60). Kemudian Allah memerintahkannya untuk berbuat ihsan (baik) yang khusus baginya, karena mempunyai pengaruh yang sangat besar, yaitu berbuat ihsan kepada orang yang justru berbuat tidak baik kepadamu, seraya berfirman, ﴾ ٱدۡفَعۡ بِٱلَّتِي هِيَ أَحۡسَنُ ﴿ "Tolaklah de-ngan cara yang lebih baik." Apabila ada seseorang manusia berbuat buruk kepadamu, terutama orang yang mempunyai hak yang sangat besar atasmu, seperti kaum kerabat, para sahabat dan yang semisal dengan mereka, seperti bersikap buruk dalam bentuk ucapan atau tindakan, maka balaslah dengan berbuat yang terbaik kepadanya. Jika ia memutus hubungan denganmu, maka jalinlah hubungan itu dan jika ia berbuat zhalim (aniaya) terhadapmu, maka maafkanlah ia, dan jika ia membicarakanmu saat kamu absen atau hadir, maka janganlah kamu membalasnya, tetapi maafkan-lah ia dan pergaulilah ia dengan ucapan yang lembut. Dan jika ia memboikotmu dan tidak mau bicara denganmu, maka maniskan-lah ucapan-ucapanmu kepadanya dan ucapkanlah salam kepada-nya. Jika kamu telah membalas perbuatan buruk itu dengan ihsan (perbuatan yang terbaik), maka akan diperoleh faidah (keuntungan) yang sangat besar. ﴾ فَإِذَا ٱلَّذِي بَيۡنَكَ وَبَيۡنَهُۥ عَدَٰوَةٞ كَأَنَّهُۥ وَلِيٌّ حَمِيمٞ ﴿ "Maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia," maksudnya, seakan-akan ia adalah kerabat yang sangat sayang.