Al-Ghaafir
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
فَلَمْ يَكُ يَنفَعُهُمْ إِيمَـٰنُهُمْ لَمَّا رَأَوْا۟ بَأْسَنَا ۖ سُنَّتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى قَدْ خَلَتْ فِى عِبَادِهِۦ ۖ وَخَسِرَ هُنَالِكَ ٱلْكَـٰفِرُونَ 85
(85) ﴾ فَلَمۡ يَكُ يَنفَعُهُمۡ إِيمَٰنُهُمۡ لَمَّا رَأَوۡاْ بَأۡسَنَاۖ ﴿ "Maka iman mereka tiada ber-guna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami," maksudnya, pada saat itu. Inilah ﴾ سُنَّتَ ٱللَّهِ ﴿ "sunnah Allah," yakni kebiasaanNya, ﴾ ٱلَّتِي قَدۡ خَلَتۡ فِي عِبَادِهِۦۖ ﴿ "yang telah berlaku terhadap hamba-hambaNya," yaitu bahwa orang-orang yang mendustakan, pada saat mereka ditimpa azab Allah dan hukumannya, maka mereka pun beriman. Namun, iman mereka tidak benar dan tidak dapat menyelamat-kan mereka dari siksa itu. Hal itu disebabkan karena iman mereka adalah iman terpaksa, mereka terpaksa melakukannya, dan iman setelah menyaksikan siksaan. Sedangkan iman yang bermanfaat yang dapat menyelamat-kan pelakunya adalah iman yang dilakukan dengan suka hati, yaitu yang merupakan iman dengan yang ghaib, yaitu yang terjadi se-belum ada tanda-tanda azab. ﴾ وَخَسِرَ هُنَالِكَ ﴿ "Dan di waktu itu rugilah," maksudnya, waktu dibinasakan dan ditimpakannya azab, ﴾ ٱلۡكَٰفِرُونَ ﴿ "orang-orang kafir" terhadap agama, dunia, dan akhirat mereka. Ia tidak cukup hanya sekedar kerugian di sana, melainkan harus ada kerugian yang menyengsarakan di dalam azab yang amat dahsyat dan kekal di dalamnya selama-lamanya.
Selesailah Tafsir Surat al-Mu`min (Ghafir), dengan segala puji bagi Allah, kelembutan dan pertolonganNya, bukan karena ke-kuatan dan daya dari kami. Maka segala puji dan syukur hanya untukNya.