Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Yaseen
Surah 36

Yaseen

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 58

سَلَـٰمٌ قَوْلًا مِّن رَّبٍّ رَّحِيمٍ 58

(58) Dan untuk mereka juga ﴾ سَلَٰمٞ ﴿ "Salam" yang diperoleh, ﴾ مِّن رَّبّٖ رَّحِيمٖ ﴿ "dari Rabb Yang Maha Penyayang," ini menunjukkan adanya percakapan Allah سبحانه وتعالى dengan para penghuni surga dan ucapan selamat Allah kepada mereka. Lalu dikukuhkannya lagi dengan FirmanNya, ﴾ قَوۡلٗا ﴿ "Sebagai ucapan selamat." Apabila Allah yang Maha Pengasih itu memberikan salam kepada mereka, maka mereka memperoleh keselamatan yang sempurna dari segala sisi-nya, dan mereka juga memperoleh penghormatan yang tidak ada bentuk penghormatan yang lebih tinggi darinya dan tidak ada pula kenikmatan yang setara dengannya. Lalu bagaimana menurut Anda dengan ucapan salam penghormatan dari Maharaja bagi se-gala raja, Rabb Yang Mahaagung, lagi Maha Penyantun dan Maha Penyayang bagi para penghuni negeri karamahNya, yaitu orang-orang yang telah mendapatkan ridha dariNya. Maka Dia tidak akan pernah memurkai mereka untuk selama-lamanya. Kalau sekiranya bukan karena Allah telah menakdirkan mereka tidak akan mati atau kaki mereka berpindah dari tempat-tempatnya karena kegem-biraan, kesenangan, dan kebahagiaan, tentu hal itu pasti terjadi. Maka kami berharap kepada Rabb, Tuhan kami agar kiranya tidak menghalangi kami untuk mendapatkan nikmat-nikmat tersebut dan menyenangkan kami dengan melihat kepada wajahNya yang mulia.