Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · An-Noor
Surah 24

An-Noor

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 15

إِذْ تَلَقَّوْنَهُۥ بِأَلْسِنَتِكُمْ وَتَقُولُونَ بِأَفْوَاهِكُم مَّا لَيْسَ لَكُم بِهِۦ عِلْمٌ وَتَحْسَبُونَهُۥ هَيِّنًا وَهُوَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِيمٌ 15

(15) ﴾ إِذۡ تَلَقَّوۡنَهُۥ بِأَلۡسِنَتِكُمۡ ﴿ "(Ingatlah) di waktu kamu menerima berita bohong itu dari mulut ke mulut," maksudnya kalian menerima, meng-gunjingkannya antara kalian dan menggencarkan pembicaraan itu, padahal merupakan perkataan yang batil. ﴾ وَتَقُولُونَ بِأَفۡوَاهِكُم مَّا لَيۡسَ لَكُم بِهِۦ عِلۡمٞ ﴿ "Dan kamu katakan dengan mulutmu sesuatu yang tidak kamu ketahui sedikit pun juga." Dua perkara ini terlarang; pembicaraan yang batil dan berkata tanpa dasar ilmu. ﴾ وَتَحۡسَبُونَهُۥ هَيِّنٗا ﴿ "Dan kamu menganggap-nya suatu yang ringan saja." Oleh sebab itu, orang yang lancang telah berani melakukannya dari kalangan kaum Mukminin yang telah bertaubat darinya, dan mereka membersihkan diri setelahnya. ﴾ وَهُوَ عِندَ ٱللَّهِ عَظِيمٞ ﴿ "Padahal ia pada sisi Allah adalah besar." Ini mengan-dung peringatan yang keras tentang membiasakan berbuat seba-gian dosa dengan menganggapnya sebagai sesuatu yang sepele. Sesungguhnya, persepsi seorang hamba tidak memberikan man-faat baginya sama sekali dan tidak (pula) meringankan hukuman dosanya, bahkan akan melipatgandakan dosanya dan dimudahkan untuk tergelincir melakukannya lagi.