Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Taa-Haa
Surah 20

Taa-Haa

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 42

ٱذْهَبْ أَنتَ وَأَخُوكَ بِـَٔايَـٰتِى وَلَا تَنِيَا فِى ذِكْرِى 42

(42) Ketika Allah menceritakan mengenai kenikmatan yang dilimpahkan kepada Musa, yang bersifat agamis maupun duniawi, Allah berfirman kepadanya, ﴾ ٱذۡهَبۡ أَنتَ وَأَخُوكَ ﴿ "Pergilah kamu beserta saudaramu," yaitu Harun ﴾ بِـَٔايَٰتِي ﴿ "dengan membawa ayat-ayatKu," yaitu tanda-tanda kebesaran yang berasal dariKu yang mengindi-kasikan kepada al-haq, dan keindahannya, serta (mengindikasikan) buruknya rupa kebatilan, seperti tipu daya, tongkat dan lainnya, sejumlah sembilan tanda-tanda kekuasaan menuju Fir'aun dan pembesar-pembesarnya. ﴾ وَلَا تَنِيَا فِي ذِكۡرِي 42 ﴿ "Dan janganlah kalian ber-dua lalai dalam mengingatKu," maksudnya janganlah kalian kendor semangat dan jangan malas untuk senantiasa berdzikir kepadaKu dengan cara menjaga kontinyuitasnya. Pegangi hal ini terus, seba-gaimana janji kalian berdua untuk selalu melakukannya, ﴾ كَيۡ نُسَبِّحَكَ كَثِيرٗا 33 وَنَذۡكُرَكَ كَثِيرًا 34 ﴿ "supaya kami banyak bertasbih kepadaMu dan banyak mengingatMu." Sesungguhnya dzikir kepada Allah mendatangkan kemudahan dalam menangani seluruh urusan, menggampangkan urusan dan meringankan beban tanggungan.