Al-Baqara
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَظَلَّلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْغَمَامَ وَأَنزَلْنَا عَلَيْكُمُ ٱلْمَنَّ وَٱلسَّلْوَىٰ ۖ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَـٰتِ مَا رَزَقْنَـٰكُمْ ۖ وَمَا ظَلَمُونَا وَلَـٰكِن كَانُوٓا۟ أَنفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ 57
(57) ﴾ وَظَلَّلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡغَمَامَ وَأَنزَلۡنَا عَلَيۡكُمُ ٱلۡمَنَّ ﴿ "Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu manna," yaitu sebuah kata yang mencakup setiap rizki atau kebaikan yang dihasilkan tanpa keringat, di antaranya, jahe, cendawan dan roti, dan sebagainya, ﴾ وَٱلسَّلۡوَىٰۖ ﴿ "dan salwa," berupa burung kecil yang disebut "as-Samany," suatu nama burung yang dagingnya sangat lezat, dan kepada mereka diturunkan hal-hal tersebut, berupa Manna dan Salwa yang mencukupi kebutuhan mereka dan menjadi makanan pokok mereka. ﴾ كُلُواْ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقۡنَٰكُمۡۚ ﴿ "Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu," yaitu rizki yang tidak ada ban-dingannya bagi penduduk kota yang telah hidup mewah. Namun mereka tidak mensyukuri nikmat tersebut dan mereka selalu ber-ada dalam kekerasan hati dan kemaksiatan mereka yang banyak, ﴾ وَمَا ظَلَمُونَا ﴿ "dan tidaklah mereka menganiaya Kami," maksudnya tidak-lah mereka menganiaya Kami dengan perbuatan yang bertentangan dengan apa yang telah Kami perintahkan, karena Allah تعالى tidak-lah mendapatkan mudarat dari kemaksiatan pelaku maksiat seba-gaimana juga tidak bermanfaatnya ketaatan seseorang yang mela-kukan ketaatan kepadaNya, ﴾ وَلَٰكِن كَانُوٓاْ أَنفُسَهُمۡ يَظۡلِمُونَ ﴿ "akan tetapi mere-kalah yang menganiaya diri mereka sendiri," maka kemudaratannya kembali kepada mereka sendiri.