Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Al-Baqara
Surah 2

Al-Baqara

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 4

وَٱلَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيْكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِٱلْـَٔاخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ 4

(4) Kemudian Allah berfirman, ﴾ وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ ﴿ "Dan me-reka yang beriman kepada apa yang telah diturunkan kepadamu" yaitu al-Qur`an dan as-Sunnah. Allah q berfirman, ﴾ وَأَنزَلَ ٱللَّهُ عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ وَٱلۡحِكۡمَةَ ﴿ "Dan Allah telah menurunkan al-Kitab (al-Qur`an) dan al-Hikmah (as-Sunnah) kepadamu." (An-Nisa`: 113), Maka orang-orang yang bertakwa itu beriman kepada seluruh perkara yang datang dari Rasul, dan mereka tidak membeda-be-dakan antara sebagian dengan lainnya dari apa yang diturunkan kepadanya, di mana dia beriman dengan sebagiannya, dan tidak beriman dengan sebagiannya, baik dengan cara mengingkarinya atau dengan mentakwilkannya dari maksud yang dikehendaki oleh Allah dan RasulNya sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang melakukan bid'ah yang mentakwilkan nash-nash yang bertentangan dengan pendapat mereka, yang pada implikasinya tidak mempercayai makna-maknanya walaupun mereka memper-cayai kata-katanya, sehingga (hakikatnya) mereka tidak beriman kepadanya secara hakiki. Dan FirmanNya, ﴾ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ ﴿ "Dan apa yang telah diturunkan se-belummu," meliputi keimanan kepada seluruh kitab-kitab terdahulu, dan keimanan kepada kitab-kitab mencakup keimanan kepada Ra-sul-rasul dan kepada hal-hal yang meliputinya, khususnya Taurat, Injil, dan Zabur. Dan ini adalah keistimewaan kaum Mukminin yang beriman kepada kitab-kitab langit seluruhnya, dan kepada seluruh Rasul-rasul, dan mereka tidak membeda-bedakan salah satu di antara mereka. Kemudian Allah berfirman, ﴾ وَبِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ ﴿ "Serta mereka yakin akan adanya akhirat." Akhirat adalah sebuah nama bagi kehidupan yang ada setelah kematian, dan disebutkannya secara khusus sete-lah kata yang umum, adalah karena keimanan kepada Hari Akhirat termasuk salah satu dari rukun iman, dan karena merupakan pen-dorong yang paling besar dalam hal harapan, kekhawatiran dan beramal. Sedangkan keyakinan adalah ilmu yang sempurna yang padanya tidak ada keraguan sedikit pun, yang membuahkan per-buatan.