Maryam
Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.
Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22
وَإِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ ءَايَـٰتُنَا بَيِّنَـٰتٍ قَالَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لِلَّذِينَ ءَامَنُوٓا۟ أَىُّ ٱلْفَرِيقَيْنِ خَيْرٌ مَّقَامًا وَأَحْسَنُ نَدِيًّا 73
(73) Maksudnya, jika ayat-ayat Kami yang nyata dibacakan kepada orang-orang kafir, yaitu ayat-ayat yang jelas penunjukan-nya tentang keesaan Allah سبحانه وتعالى dan kebenaran para RasulNya yang (mestinya) menyebabkan munculnya keimanan yang benar serta keyakinan mantap bagi orang yang mendengarnya, (namun) me-reka menyambutnya dengan tindakan yang kontradiktif dari yang semestinya. Mereka menghinanya dan menghina orang yang mengimaninya. Mereka berasumsi (dengan dasar kebaikan keadaan mereka di dunia) sebagai indikasi mereka lebih baik daripada kaum Mukminin. Mereka mengatakan guna menentang al-Haq, ﴾ أَيُّ ٱلۡفَرِيقَيۡنِ ﴿ "Manakah di antara kedua golongan," antara kami dan kaum Mukminin ﴾ خَيۡرٞ مَّقَامٗا ﴿ "yang lebih baik tempat tinggalnya," di dunia ini, berupa harta yang melimpah dan anak keturunan yang banyak serta keunggulan nikmat-nikmat kesenangan mereka ﴾ وَأَحۡسَنُ نَدِيّٗا 73 ﴿ "dan lebih indah tempat pertemuan(nya)," yaitu tempat berkumpul. Mereka menarik kesimpulan berdasarkan titik tolak yang rusak ini, lantaran mereka mempunyai lebih banyak harta dan anak keturunan, berhasil meraup kebanyakan dari tuntutan-tuntutan duniawi mereka, tempat-tempat mereka berkumpul atau tempat-tempat pertemuan mereka begitu sarat dengan hiasan indah lagi megah, sementara kondisi kaum Muslimin berbeda dengan ini, bahwasanya mereka (orang-orang kafir ini) lebih baik dari kaum Mukminin!!