Langkau ke kandungan
Tafsir As-Saadi - Indonesian · Ar-Ra'd
Surah 13

Ar-Ra'd

Ini ialah terjemahan Tafsir as-Saʿdī seperti yang diterbitkan oleh IslamHouse.com di saadi.islamenc.com, dibaca daripada halaman-halaman laman itu. Laman itu tidak menyatakan siapa yang menterjemahkannya atau edisi cetakan mana yang diikutinya, dan tidak menyatakan syarat untuk mengambil teksnya, maka hak untuk memaparkannya belum disahkan. Belum ada sesiapa yang membandingkannya dengan buku bercetak, dan tiada ulama yang menyemaknya. Setiap bahagian berada di sisi ayat-ayat yang diulasnya, iaitu teks Al-Quran daripada Tanzil, dipaparkan seperti yang ada di sana; ayat yang tidak diberi ulasan tersendiri oleh laman itu berada bersama bahagian sebelumnya, dan indeks menamakan setiap ayat sedemikian. Sabīl tidak menulis atau menterjemahkan satu pun daripadanya.

Teks daripadasaadi.islamenc.comIslamHouse.comnone stated (the site names no licence and no terms for taking its text)diambil pada 2026-10-22

Ayat 29

ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّـٰلِحَـٰتِ طُوبَىٰ لَهُمْ وَحُسْنُ مَـَٔابٍ 29

(29) Kemudian Allah berfirman, ﴾ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ ﴿ "Orang-orang yang beriman dan beramal shalih," yaitu orang-orang yang beriman dengan sepenuh hati mereka kepada Allah, para malaikatNya, kitab-kitabNya, para RasulNya dan Hari Akhir, mem-buktikan keimanannya dengan amalan-amalan shalih; berupa amalan-amalan hati seperti cinta Allah, rasa takut dan pengharapan kepadaNya dan amalan-amalan anggota tubuh seperti shalat dan lainnya. ﴾ طُوبَىٰ لَهُمۡ وَحُسۡنُ مَـَٔابٖ ﴿ "Mereka mendapatkan kebahagiaan dan tempat kembali yang baik," mereka mendapatkan kondisi yang baik dan tempat kembali yang bagus. Balasan demikian itu, lantaran mereka mendapatkan keridhaan Allah dan kemuliaan dariNya di dunia dan akhirat. Mereka juga memperoleh kesempurnaan dalam menik-mati kenyamanan istirahat dan ketentraman yang utuh. Termasuk hal itu adalah, pohon Thuba yang berada di surga, yang mana na-ungannya yang panjang tidak bisa ditempuh oleh seseorang yang berkendaraan di bawahnya selama seratus tahun lamanya, sebagai-mana keterangannya tertuang dalam hadits-hadits shahih.[9]