Langsung ke konten
Surah 4 · Ayat 142

An-Nisaa 4:142

النساء

إِنَّ ٱلْمُنَـٰفِقِينَ يُخَـٰدِعُونَ ٱللَّهَ وَهُوَ خَـٰدِعُهُمْ وَإِذَا قَامُوٓا۟ إِلَى ٱلصَّلَوٰةِ قَامُوا۟ كُسَالَىٰ يُرَآءُونَ ٱلنَّاسَ وَلَا يَذْكُرُونَ ٱللَّهَ إِلَّا قَلِيلًا

Arti

142. Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allah-lah yang menipu mereka.[234] Apabila mereka berdiri untuk salat mereka lakukan dengan malas Mereka bermaksud riya’ (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.[235]

[234]. Allah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani seperti melayani para mukmin. Dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu.
[235]. Mereka salat hanya sekali-kali saja, yaitu apabila mereka berada di hadapan orang.

Arti: Indonesian Translation - Sabiq Company. Issued by Sabiq Company, developed under the supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for the purpose of expressing opinion, evaluation, and continuous development. Versi 1.1.3, 2025-06-02. QuranEnc.com

Arti

Sesungguhnya orang munafik itu hendak menipu Allah, tetapi Allahlah yang menipu mereka. [234] Apabila mereka berdiri untuk salat mereka lakukan dengan malas. Mereka bermaksud riya` (ingin dipuji) di hadapan manusia. Dan mereka tidak mengingat Allah kecuali sedikit sekali.[235]

[234] Allah membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani seperti melayani para mukmin. Dalam pada itu Allah telah menyediakan neraka buat mereka sebagai balasan atas tipuan mereka itu.
[235] Mereka salat hanya sekali-kali saja, yaitu apabila mereka berada di hadapan orang.

Arti: Indonesian Translation - Ministry of Religious Affairs. Issued by the Indonesian Ministry of Religious Affairs. Developed under the supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for the purpose of expressing opinion, evaluation, and continuous development. Versi 1.0.1, 2025-06-23. QuranEnc.com

Arti

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka[364]. Dan apabila mereka berdiri untuk salat mereka berdiri dengan malas. Mereka bermaksud ria[365] (dengan salat) di hadapan manusia. Dan tidaklah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali[366].

[364]. Maksudnya, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā membiarkan mereka dalam pengakuan beriman, sebab itu mereka dilayani sebagai melayani para mukmin. Dalam pada itu, Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā telah menyediakan neraka buat mereka sebagai pembalasan tipuan mereka itu.
[365]. Ria ialah melakukan sesuatu amal tidak untuk mencari keridaan Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā tetapi untuk mencari pujian atau popularitas di masyarakat.
[366]. Maksudnya, mereka salat hanyalah sekali-kali saja, yaitu biIa mereka berada di hadapan orang.

Arti: Indonesian Translation - The Complex. Issued by the Indonesian Ministry of Religious Affairs. Developed under the supervision of Rowwad Translation Center. The original translation is available for the purpose of expressing opinion, evaluation, and continuous development. Versi 1.0.1, 2025-06-26. QuranEnc.com

Tafsir

Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah dengan memperlihatkan keislaman dan menyembunyikan kekafiran. Padahal, sesungguhnya Allahlah yang menipu mereka karena Allah telah melindungi darah mereka meskipun Allah mengetahui kekafiran mereka. Dia telah menyiapkan hukuman yang sangat berat bagi mereka di akhirat. Apabila mereka berdiri untuk menunaikan salat mereka berdiri dengan bermalas-malasan lantaran tidak menyukainya, tetapi hanya bertujuan agar dilihat dan dipuji manusia, dan mereka sama sekali tidak mengikhlaskannya kepada Allah. Mereka juga tidak mengingat Allah kecuali hanya sendikit, yaitu ketika mereka berjumpa dengan orang-orang mukmin.

Edisi ini menjelaskan setiap ayat; ia bukan terjemahannya. Arti: Indonesian Translation of Al-Mukhtasar in Interpreting the Noble Quran. Issued by Tafsir Center for Quranic Studies Versi 1.0.0, 2017-01-23. QuranEnc.com

An-Nisaa

Teks Arabnya adalah teks Tanzil, tanpa perubahan. Terjemahan maknanya adalah edisi dari penerbitnya masing-masing, tanpa perubahan; para peninjau Sabīl sendiri belum memeriksanya. Arab: teks Utsmani Tanzil, versi 1.1. Sumber: tanzil.net