Langsung ke konten
Jami‘ at-Tirmidzi

No. 3874

No. 3874Kitab 49, no. 274
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ يَزِيدَ الْكُوفِيُّ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ السَّلاَمِ بْنُ حَرْبٍ، عَنْ أَبِي الْجَحَّافِ، عَنْ جُمَيْعِ بْنِ عُمَيْرٍ التَّيْمِيِّ، قَالَ دَخَلْتُ مَعَ عَمَّتِي عَلَى عَائِشَةَ فَسُئِلَتْ أَىُّ النَّاسِ كَانَ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَتْ فَاطِمَةُ ‏.‏ فَقِيلَ مِنَ الرِّجَالِ قَالَتْ زَوْجُهَا إِنْ كَانَ مَا عَلِمْتُ صَوَّامًا قَوَّامًا ‏.‏ هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ ‏.‏ وَأَبُو الْجَحَّافِ اسْمُهُ دَاوُدُ بْنُ أَبِي عَوْفٍ وَيُرْوَى عَنْ سُفْيَانَ الثَّوْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الْجَحَّافِ وَكَانَ مَرْضِيًّا ‏.‏
Telah menceritakan kepada kami [Husain bin Yazid Al Kufi] telah menceritakan kepada kami [Abdussalam bin Harb] dari [Abu Al Jahhaf] dari [Jumai' bin 'Umair At Taimi] dia berkata; saya bersama bibiku menemui [Aisyah], lalu saya bertanya mengenai siapakah wanita (dari ahli baitnya) yang paling di cintai oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Aisyah menjawab; "Fathimah." Dia di tanya lagi; "Kalau dari kaum laki-laki?" Aisyah menjawab; "Suaminya, karena menurut sepengetahuanku dia adalah orang yang banyak melakukan puasa dan shalat malam." Abu Isa berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan gharib." Abu Al Jahhaf nama aslinya adalah Daud bin abu 'Auf, dan (hadits ini) diriwayatkan pula dari Sufyan Ats Tsauri telah menceritakan kepada kami Abu Al Jahhaf sedangkan ia adalah seorang yang tsiqah
Derajat dalam sumber
  • MunkarAhmad Muhammad Shakir
  • MunkarAl-Albani
  • DaifZubair Ali Zai

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 49 · Chapters on Virtues

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.