Langsung ke konten
Jami‘ at-Tirmidzi

No. 3812

No. 3812Kitab 49, no. 212
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، قَالَ أَخْبَرَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى، عَنْ شَرِيكٍ، عَنْ أَبِي الْيَقْظَانِ، عَنْ زَاذَانَ، عَنْ حُذَيْفَةَ، قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ لَوِ اسْتَخْلَفْتَ ‏.‏ قَالَ ‏ "‏ إِنِ اسْتَخْلَفْتُ عَلَيْكُمْ فَعَصَيْتُمُوهُ عُذِّبْتُمْ وَلَكِنْ مَا حَدَّثَكُمْ حُذَيْفَةُ فَصَدِّقُوهُ وَمَا أَقْرَأَكُمْ عَبْدُ اللَّهِ فَاقْرَءُوهُ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ فَقُلْتُ لإِسْحَاقَ بْنِ عِيسَى يَقُولُونَ هَذَا عَنْ أَبِي وَائِلٍ ‏.‏ قَالَ لاَ عَنْ زَاذَانَ إِنْ شَاءَ اللَّهُ ‏. هَذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ وَهُوَ حَدِيثُ شَرِيكٍ ‏.‏
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Abdurrahman] telah mengabarkan kepada kami [Ishaq bin Isa] dari [Syarik] dari [Abu Al Yaqzhan] dari [Zadzan] dari [Hudzaifah] dia berkata; Para sahabat berkata; "Wahai Rasulullah, sekiranya anda meninggalkan (mengangkat) seorang pemimpin." Beliau bersabda: "Sekiranya aku mengangkat seorang pemimpin, dan kalian bermaksiat kepadanya maka kalian akan di siksa, akan tetapi apa yang di katakana oleh Hudzaifah maka benarkanlah, dan apa yang di bacakan Abdullah, maka bacalah." Abdullah berkata; aku berkata kepada Ishaq bin Isa; Mereka (para Perawi) mengatakan; "Hadits ini dari Abu wa`il, Ishaq berkata; insya Allah hadits ini berasal dari zadzan.Perawi (Abu Isa) berkata; "Hadits ini adalah hadits hasan yaitu hadits riwayat Syarik
Derajat dalam sumber
  • DaifAhmad Muhammad Shakir
  • DaifAl-Albani
  • DaifZubair Ali Zai

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 49 · Chapters on Virtues

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.