No. 5494Kitab 50, no. 67
أَخْبَرَنَا هِلاَلُ بْنُ الْعَلاَءِ، قَالَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ حَدَّثَنَا عَبَّادٌ، عَنِ الْجُرَيْرِيِّ، عَنْ أَبِي نَضْرَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَتَعَوَّذُ مِنْ عَيْنِ الْجَانِّ وَعَيْنِ الإِنْسِ فَلَمَّا نَزَلَتِ الْمُعَوِّذَتَانِ أَخَذَ بِهِمَا وَتَرَكَ مَا سِوَى ذَلِكَ .
Telah mengabarkan kepada kami [Hillal bin Al 'Ala] ia berkata; telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Sulaiman] ia berkata; telah menceritakan kepada kami ['Abbad] dari [Al Jurairi] dari [Abu Nadlrah] dari [Abu Sa'id] ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam biasa berlindung dari tatapan mata jahat bangsa jin dan manusia. Maka saat turun surat Mu'awwidzatain (surat Al falaq dan surat An Naas) beliau membaca keduanya dan meninggalkan selain itu
Derajat dalam sumber
- SahihAbu Ghuddah
- SahihAl-Albani
- DaifZubair Ali Zai