Langsung ke konten
Sunan an-Nasa’i

No. 459

No. 459Kitab 5, no. 12
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، قَالَ حَدَّثَنَا نُوحُ بْنُ قَيْسٍ، عَنْ خَالِدِ بْنِ قَيْسٍ، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَنَسٍ، قَالَ سَأَلَ رَجُلٌ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَمِ افْتَرَضَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى عِبَادِهِ مِنَ الصَّلَوَاتِ قَالَ ‏"‏ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَى عِبَادِهِ صَلَوَاتٍ خَمْسًا ‏"‏ ‏.‏ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلْ قَبْلَهُنَّ أَوْ بَعْدَهُنَّ شَيْئًا قَالَ ‏"‏ افْتَرَضَ اللَّهُ عَلَى عِبَادِهِ صَلَوَاتٍ خَمْسًا ‏"‏ ‏.‏ فَحَلَفَ الرَّجُلُ لاَ يَزِيدُ عَلَيْهِ شَيْئًا وَلاَ يَنْقُصُ مِنْهُ شَيْئًا قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ إِنْ صَدَقَ لَيَدْخُلَنَّ الْجَنَّةَ ‏"‏ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dia berkata; Telah menceritakan kepada kami [Nuh bin Qais] dari [Khalid bin Qais] dari [Qatadah] dari [Anas] dia berkata; "Ada seorang laki-laki yang bertanya pada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam."Wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, berapa kali Allah Azza Wa Jalla mewajibkan shalat kepada hamba-Nya?". Beliau shallallahu 'alaihi wasallam menjawab; "Allah Azza Wa Jalla mewajibkan shalat lima kali (waktu) kepada hamba-Nya". Dia bertanya lagi, wahai Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, apakah ada sesuatu (yang harus dikerjakan) sebelum dan sesudah lima waktu ini?" Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab, "Allah Azza WA Jalla mewajibkan shalat kepada hamba-Nya lima kali." Laki-laki tersebut bersumpah untuk tidak menambah atau menguranginya sedikitpun. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Jika dia benar, maka pasti masuk surga
Derajat dalam sumber
  • SahihAbu Ghuddah
  • SahihAl-Albani
  • SahihZubair Ali Zai

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 5 · The Book of Salah

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.