No. 2171Kitab 22, no. 82
أَخْبَرَنَا مَحْمُودُ بْنُ غَيْلاَنَ، قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، أَنْبَأَنَا سَوَادَةُ بْنُ حَنْظَلَةَ، قَالَ سَمِعْتُ سَمُرَةَ، يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " لاَ يَغُرَّنَّكُمْ أَذَانُ بِلاَلٍ وَلاَ هَذَا الْبَيَاضُ حَتَّى يَنْفَجِرَ الْفَجْرُ هَكَذَا وَهَكَذَا " . يَعْنِي مُعْتَرِضًا . قَالَ أَبُو دَاوُدَ وَبَسَطَ بِيَدَيْهِ يَمِينًا وَشِمَالاً مَادًّا يَدَيْهِ .
Telah mengabarkan kepada kami [Mahmud bin Ghailan] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Abu Dawud] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Syu'bah]; telah memberitakan kepada kami [Sawadah bin Hanzhalah] dia berkata; aku mendengar [Samurah] berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Janganlah kalian tertipu adzan Bilal dan juga warna putih ini, hingga fajar bersinar begini dan begini." Artinya: cahaya yang melintang." Abu Daud (salah seorang perawi hadits ini) berkata: "Dan beliau membentangkan kedua tangannya ke arah kanan dan ke arah kiri dengan memenjangkan kedua tangannya
Derajat dalam sumber
- SahihAbu Ghuddah
- SahihAl-Albani
- Sahih MuslimZubair Ali Zai