Langsung ke konten
Sunan an-Nasa’i

No. 1537

No. 1537Kitab 18, no. 9
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ رُومَانَ، عَنْ صَالِحِ بْنِ خَوَّاتٍ، عَمَّنْ صَلَّى مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يَوْمَ ذَاتِ الرِّقَاعِ صَلاَةَ الْخَوْفِ أَنَّ طَائِفَةً صَفَّتْ مَعَهُ وَطَائِفَةٌ وُجَاهَ الْعَدُوِّ فَصَلَّى بِالَّذِينَ مَعَهُ رَكْعَةً ثُمَّ ثَبَتَ قَائِمًا وَأَتَمُّوا لأَنْفُسَهِمْ ثُمَّ انْصَرَفُوا فَصَفُّوا وُجَاهَ الْعَدُوِّ وَجَاءَتِ الطَّائِفَةُ الأُخْرَى فَصَلَّى بِهِمُ الرَّكْعَةَ الَّتِي بَقِيَتْ مِنْ صَلاَتِهِ ثُمَّ ثَبَتَ جَالِسًا وَأَتَمُّوا لأَنْفُسِهِمْ ثُمَّ سَلَّمَ بِهِمْ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami [Qutaibah] dari [Malik] dari [Yazid bin Ruman] dari [Shalih bin Khawwat] dari [orang yang pernah melaksanakan shalat Khauf] bersama Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wa Sallam pada perang Dzatur Riqa', bahwa ada sekelompok orang yang berbaris bersamanya, dan kelompok lain berhadapan dengan musuh. Rasulullah shalat satu rakaat bersama orang-orang yang bersamanya, kemudian tetap berdiri, sedangkan mereka menyempurnakan shalatnya sendirian. Lalu mereka pergi dan berbaris berhadapan dengan musuh. Kemudian datang kelompok lainnya, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mengerjakan sisa shalatnya bersama mereka (yang tadinya berhadapan dengan musuh), kemudian beliau tetap saja duduk sedangkan mereka menyempurnakan shalatnya sendirian. Setelah itu Rasulullah mengucapkan salam bersama mereka
Derajat dalam sumber
  • SahihAbu Ghuddah
  • SahihAl-Albani
  • Sahih - Agreed UponZubair Ali Zai

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 18 · The Book of the Fear Prayer

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.