Langsung ke konten
Sunan an-Nasa’i

No. 1228

No. 1228Kitab 13, no. 50
أَخْبَرَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ، عَنْ عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم صَلَّى يَوْمًا فَسَلَّمَ فِي رَكْعَتَيْنِ ثُمَّ انْصَرَفَ فَأَدْرَكَهُ ذُو الشِّمَالَيْنِ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنُقِصَتِ الصَّلاَةُ أَمْ نَسِيتَ فَقَالَ ‏"‏ لَمْ تُنْقَصِ الصَّلاَةُ وَلَمْ أَنْسَ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ بَلَى وَالَّذِي بَعَثَكَ بِالْحَقِّ ‏.‏ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ أَصَدَقَ ذُو الْيَدَيْنِ ‏"‏ ‏.‏ قَالُوا نَعَمْ ‏.‏ فَصَلَّى بِالنَّاسِ رَكْعَتَيْنِ ‏.‏
Telah mengabarkan kepada kami ['Isa bin Hammad] dia berkata; telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Yazid bin Abu Habib] dari ['Imran bin Abu Anas] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam suatu hari mengerjakan shalat dan beliau salam pada rakaat kedua kemudian pergi. Dzu Syimalain menjumpainya dan berkata kepada beliau; "Apakah shalat ini dikurangi ataukah engkau lupa?" Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam menjawab: "Shalat tidak dikurangi dan juga tidak lupa". Dia berkata; ' "Baik, demi Dzat yang telah mengutusmu dengan membawa kebenaran." Beliau Shallallallahu'alaihi wasallam bersabda: "Apakah Dzul Yadain benar?" Mereka menjawab, "Ya". Lalu Rasulullah Shalallah 'Alaihi Wa Sallam shalat bersama orang-orang dua rakaat
Derajat dalam sumber
  • SahihAbu Ghuddah
  • SahihAl-Albani
  • Isnaad SahihZubair Ali Zai

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 13 · The Book of Forgetfulness (In Prayer)

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.