Dari Abu Naḍrah, ia menuturkan, "Kami berada di sisi Jabir bin Abdullah lalu ia berkata, "Hampir saja Irak tidak dipunguti takaran bahan makanan dan dirham (zakat)." Kami bertanya, "Kenapa?" Ia menjawab, "Karena orang-orang 'Ajam (Non Arab), mereka mencegahnya." Kemudian ia berkata, "Hampir saja penduduk Syam tidak dipunguti dinar dan takaran bahan makanan." Kami bertanya, "Kenapa?" Ia menjawab, "Karena bangsa Romawi." Kemudian ia diam sebentar, selanjutnya berkata, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Akan muncul di akhir umatku nanti seorang khalifah yang membagi-bagikan harta (kepada rakyatnya) tanpa perhitungan." Ia berkata, "Aku bertanya kepada Abu Naḍrah dan Abu 'Alā`, "Apakah kalian berdua menganggap khalifah tersebut adalah Umar bin Abdul Aziz?" Keduanya menjawab, "Bukan."
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Jika Ensiklopedia Hadis Nabi yang Diterjemahkan (HadeethEnc.com) memuat teks yang persis sama dengan sebuah riwayat, terjemahannya ditampilkan di bawah riwayat itu dengan menyebut sumbernya. Keduanya dipasangkan oleh program, dari teks Arabnya saja: seluruh teks hadis dalam ensiklopedia, beserta nama sahabat yang disebutnya, merupakan bagian akhir riwayat itu huruf demi huruf. Belum ada yang memeriksa pemasangan ini, dan para peninjau Sabīl belum memeriksa terjemahannya. Teks Arablah yang menjadi teksnya.
Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.