Langsung ke konten
Sahih Muslim

No. 7293

No. 7293Kitab 54, no. 59Penomoran Arab 2905.02
حَدَّثَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عُمَرَ الْقَوَارِيرِيُّ، وَمُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى، وَحَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ، سَعِيدٍ كُلُّهُمْ عَنْ يَحْيَى الْقَطَّانِ، قَالَ الْقَوَارِيرِيُّ حَدَّثَنِي يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ، عُمَرَ حَدَّثَنِي نَافِعٌ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَامَ عِنْدَ بَابِ حَفْصَةَ فَقَالَ بِيَدِهِ نَحْوَ الْمَشْرِقِ ‏ "‏ الْفِتْنَةُ هَا هُنَا مِنْ حَيْثُ يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ ‏"‏ ‏.‏ قَالَهَا مَرَّتَيْنِ أَوْ ثَلاَثًا ‏.‏ وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ سَعِيدٍ فِي رِوَايَتِهِ قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عِنْدَ بَابِ عَائِشَةَ ‏.‏
Telah menceritakan kepadaku [Ubaidullah bin Umar Al Qawariri] dan [Muhammad bin Al Mutsanna]. Telah menceritakan kepada kami [Ubaidullah bin Sa'id], semuanya dari [Yahya Al Qaththan] berkata [Al Qawariri]: telah menceritakan kepadaku [Yahya bin Sa'id] dari [Ubaidullah bin Umar] telah menceritakan kepadaku [Nafi'] dari [Ibnu Umar] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam berdiri di dekat pintu Hafshah lalu berisyarat dengan tangan beliau ke arah timur, beliau bersabda: "Fitnah itu disini, dari tempat terbitnya tanduk setan." Beliau mengucapkannya dua atau tiga kali. Ubaidullah bin Sa'id berkata dalam riwayatnya: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam berdiri di dekat pintu Aisyah

Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 54 · The Book of Tribulations and Portents of the Last Hour

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.