Kitab 53 · The Book of Paradise, its Description, its Bounties and its Inhabitants
102 riwayat · no. 7130–7234
Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.
Jika Ensiklopedia Hadis Nabi yang Diterjemahkan (HadeethEnc.com) memuat teks yang persis sama dengan sebuah riwayat, terjemahannya ditampilkan di bawah riwayat itu dengan menyebut sumbernya. Keduanya dipasangkan oleh program, dari teks Arabnya saja: seluruh teks hadis dalam ensiklopedia, beserta nama sahabat yang disebutnya, merupakan bagian akhir riwayat itu huruf demi huruf. Belum ada yang memeriksa pemasangan ini, dan para peninjau Sabīl belum memeriksa terjemahannya. Teks Arablah yang menjadi teksnya.
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ بْنِ قَعْنَبٍ، حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ ثَابِتٍ، وَحُمَيْدٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " حُفَّتِ الْجَنَّةُ بِالْمَكَارِهِ وَحُفَّتِ النَّارُ بِالشَّهَوَاتِ " .
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah bin Qa'nab] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit] dan [Humaid] dari [Anas bin Malik] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga diliputi hal-hal yang tidak menyenangkan dan neraka diliputi syahwat." Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Syababah] telah menceritakan kepadaku [Warqa`] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Amru Al Asy'atsi] dan [Zuhair bin Harb], berkata [Zuhair]: Telah menceritakan kepada kami, sedangkan [Sa'id] berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Allah 'azza wajalla berfirman: 'Aku telah menyiapkan sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas dibenak manusia untuk hamba-hambaKu yang shalih.' Pembenarnya ada didalam kitab Allah 'azza wajalla: "Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan." (As Sajdah:)
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepadaku [Harun bin Sa'id Al Aili] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahab] telah menceritakan kepadaku [Malik] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Allah 'azza wajalla berfirman: 'Aku telah menyiapkan sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas dibenak manusia untuk hamba-hambaKu yang shalih.' Sebagai simpanan, biarkan apa yang diperlihatkan Allah pada kalian
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah]. Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Numair], teks miliknya, telah menceritakan kepada kami [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Allah 'azza wajalla berfirman: 'Aku telah menyiapkan sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas dibenak manusia untuk hamba-hambaKu yang shalih.' Sebagai simpanan, biarkan apa yang diperlihatkan Allah pada kalian." Setelah itu beliau membaca: "Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang." (As Sajdah:)
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Ma'ruf] dan [Harun bin Sa'id Al Aili] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Wahab] telah menceritakan kepadaku [Abu Shakhr] bahwa [Abu Hazim] telah menceritakan kepadanya, ia berkata: Aku mendengar [Sahl bin Sa'id As Sa'idi] berkata: Aku menghadiri majlis Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, dimajlis itu beliau menggambarkan surga hingga usai, diakhir pembicaraan beliau bersabda: "Didalamnya ada sesuatu yang belum pernah dilihat mata, belum pernah didengar telinga dan tidak pernah terlintas dibenak manusia." Setelah itu beliau membaca: "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnyadan mereka selalu berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap, serta mereka menafkahkan apa apa rezki yang kami berikan. Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan." (As Sajdah:)
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، حَدَّثَنَا لَيْثٌ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ " إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ سَنَةٍ " .
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Laits] dari [Sa'id bin Abu Sa'id Al Maburi] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, beliau bersabda: "Sesungguhnya di surga ada pohon, seorang pengendara berjalan di bawah naungannya selama seratus tahun." Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Abdurrahman Al Hizami] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya, ia menambahkan: "Ia tidak juga sampai
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الْحَنْظَلِيُّ، أَخْبَرَنَا الْمَخْزُومِيُّ، حَدَّثَنَا وُهَيْبٌ، عَنْ أَبِي، حَازِمٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِنَّ فِي الْجَنَّةِ لَشَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ فِي ظِلِّهَا مِائَةَ عَامٍ لاَ يَقْطَعُهَا " . قَالَ أَبُو حَازِمٍ فَحَدَّثْتُ بِهِ النُّعْمَانَ بْنَ أَبِي عَيَّاشٍ الزُّرَقِيَّ، فَقَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْخُدْرِيُّ عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ " إِنَّ فِي الْجَنَّةِ شَجَرَةً يَسِيرُ الرَّاكِبُ الْجَوَادَ الْمُضَمَّرَ السَّرِيعَ مِائَةَ عَامٍ مَا يَقْطَعُهَا " .
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim Al Hazhali] telah mengkhabarkan kepada kami [Al Makhzumi] telah menceritakan kepada kami [Wuhaid] dari [Abu Hazim] dari [Sahal bin Sa'id] dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya di surga itu terdapat sebuah pohon yang mana seorang penunggang kendaraan berjalan dengan bernaung di bawahnya selama seratus tahun, ia tidak juga sampai
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdurrahman bin Sahm] telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] telah mengkhabarkan kepada kami [Malik bin Anas]. Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Sa'id Al Aili], teks hadits miliknya, telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Wahb] telah menceritakan kepadaku [Malik bin Anas] dari [Zaid bin Aslam] dari [Atha` bin Yasar] dari [Abu Sa'id Al Khudri] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya Allah bertanya kepada penduduk surga: 'Hai penduduk surga? ' mereka menjawab: Baik Rabb kami dan kebaikan ada ditanganMu.' Allah bertanya: 'Apa kalian ridha? ' mereka menjawab: 'Kenapa kami tidak ridha wahai Rabb, Kau telah memberi kami sesuatu yang tidak Kau berikan pada seorangpun dari makhlukMu.' Allah berfirman: 'Maukan kalian Aku beri yang lebih baik darinya? ' mereka bertanya: 'Wahai Rabb, apa yang lebih darinya? ' Allah berfirman: 'Aku halalkan keridhaanKu untuk kalian, Aku tidak akan murka pada kalian setelah itu selamanya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Abdurrahman Al Qari`] dari [Abu Hazim] dari [Sahl bin Sa'ad] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya penghuni surga saling melihat kamar-kamar di surga seperti melihat bintang di langit." Ia berkata: Lalu aku menceritakannya pada [An Nu'man bin Abu Ayyasy], ia berkata: Aku mendengar [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: Seperti kalian melihat binatang terang diufuk timur atau barat. Dan telah menceritakannya kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] telah mengkhabarkan kepada kami [Al Makhzumi] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] dari [Abu Hazim] dengan kedua sanad sekaligus seperti hadits Ya'qub
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub bin Abdurrahman] dari [Suhail] dari [ayahnya] dari [Abu Hurairah] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Diantara ummatku yang sangat mencintaiku adalah orang-orang sepeninggalku, salah seorang diantara mereka ingin melihatku dengan (mengorbankan) keluargan dan hartanya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Anas bin Mālik -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Sesungguhnya di surga itu terdapat pasar yang mereka (ahli surga) kunjungi setiap Jumat. Lalu angin utara berhembus dan mengenai wajah dan pakaian mereka, maka mereka bertambah tampan dan indah. Kemudian mereka pulang ke keluarga mereka, sementara mereka telah bertambah tampan dan indah. Lantas keluarga mereka berkata, 'Demi Allah! Kalian telah bertambah tampan dan indah setelah meninggalkan kami.' Mereka berkata, 'Demi Allah! Bahkan kalian juga telah bertambah cantik dan jelita sepeninggal kami.'"
Telah menceritakan kepada kami [Amru An Naqid] dan [Ya'qub bin Ibrahim Ad Dauraqi] semuanya dari [Ibnu Ulaiyah], teks milik Ya'qub, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Ulaiyah] telah mengkhabarkan kepada kami [Ayub] dari [Muhammad] berkata: Mungkin mereka saling membangga-banggakan diri atau menyebut-nyebut bahwa kaum lelaki lebih banyak disurga dari pada kaum wanita, lalu [Abu Hurairah] berkata: Bukankah Abu Al Qasim Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya golongan pertama yang masuk surga wujudnya seperti bulan di malam purnama, golongan selanjutnya wujudnya seperti bintang paling terang di langit dan setiap lelaki diantara mereka memiliki dua istri, tulang betis keduanya terlihat dari baik daging dan disurga tidak ada orang bujang." Telah menceritakan kepada kami [Ibnu Abi Umar] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Ayub] dari [Ibnu Sirin] berkata: Kaum lelaki dan perempuan berbantah-bantahan siapa diantara mereka yang terbanyak disurga, mereka bertanya kepada Abu Hurairah lalu ia menjawab: Abu Al Qasim Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda seperti hadits Ibnu Ulaiyah
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Abdul Wahid bin Ziyad] dari [Umarah bin Al Qa'qa'] telah menceritakan kepada kami [Abu Zur'ah] berkata: Aku mendengar [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Orang pertama yang masuk surga." Dan telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] dan [Zuhair bin Harb], teks milik Qutaibah, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Umarah] dari [Abu Zur'ah] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya golongan pertama yang masuk surga wujudnya seperti bulan di malam purnama, golongan selanjutnya wujudnya seperti bintang paling terang di langit, mereka tidak kencing, tidak berak, tidak ingusan dan tidak meludah, sisir mereka emas, keringat mereka minyak kesturi, tempat bara api mereka kayu wangi, istri-istri mereka bidadari, postur mereka sama seperti wujud ayah mereka, Adam, enampuluh dzira' di langit
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Hurairah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya golongan pertama dari ummatku yang masuk surga wujudnya seperti bulan di malam purnama, golongan selanjutnya wujudnya seperti bintang paling terang di langit, setelah itu mereka bertingkat-tingkat, mereka tidak kencing, tidak berak, dan tidak meludah, sisir mereka emas, tempat bara api mereka kayu wangi dan keringat mereka minyak kesturi, postur mereka sama seperti wujud ayah mereka, Adam, enampuluh dzira'." Ibnu Abi Syaibah menyebutkan dalam riwayatnya: Seperti postur satu orang. Abu Kuraib menyebutkan dalam riwayatnya: Seperti postur satu orang. Ibnu Abi Syaibah menyebutkan dalam riwayatnya: Seperti wujud ayah mereka
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] berkata: Inilah yang diceritakan [Abu Hurairah] kepada kami dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, ia menyebut beberapa hadits, diantaranya: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya golongan pertama yang masuk surga wujudnya seperti bulan di malam purnama, mereka tidak meludah tidak ingusan dan tidak berak didalamnya, bejana dan sisir mereka dari emas dan perak, tempat bara api mereka kayu wangi, keringat mereka minyak kesturi, masing-masing dari mereka memiliki dua istri, tulang betis keduanya terlihat dari balik kulit karena keindahannya, tidak ada perselisihan diantara mereka, hati mereka tidak saling benci, hati mereka sama, mereka memahasucikan Allah dipagi dan disore hari
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] dan [Ishaq bin Ibrahim], teks milik Utsman. Berkata Utsman: telah menceritakan kepada kami, sedangkan Ishaq berkata: Telah mengkhabarkan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Sufyan] dari [Jabir] berkata: Aku mendengar nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya penghuni surga makan dan minum didalamnya, mereka tidak meludah, tidak kencing, tidak berak dan tidak ingusan." Mereka bertanya: Bagaimana dengan makanannya? Beliau menjawab: "Sendawa dan keringat seperti keringat minyak kesturi, mereka diilhami tasbih dan tahmid seperti kalian diilhami nafas." Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dengan sanad ini hingga sabda beliau: "Seperti keringat minyak kesturi
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepadaku [Al Hasan bin Ali Al Hulwani] dan [Hajjaj bin Asy Sya'ir] keduanya dari [Abu Ashim] berkata [Hasan]: telah menceritakan kepada kami [Abu Ashim] dari [Ibnu Juraij] telah mengkhabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] ia mendengar [Jabir bin Abdullah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Penghuni surga makan dan minum didalamnya, mereka berak, tidak ingusan dan tidak kencing, tapi makanan mereka itu (menjadi) sendawa, keringat seperti keringat minyak kesturi, mereka diilami tasbih dan tahmid seperti kalian diilhami nafas." Ia berkata: Disebutkan dalam hadits Hajjaj: Makanan mereka itu. Telah menceritakan kepadaku [Sa'id bin Yahya Al Umawi] telah menceritakan kepadaku [ayahku] telah menceritakan kepada kami [Ibnu Juraij] telah mengkhabarkan kepadaku [Abu Az Zubair] dari [Jabir] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam sepertinya, hanya saja ia menyebutkan: Mereka diilami tasbih dan takbir seperti kalian diilhami nafas
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Mahdi] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] dari [Tsabit bin Abu Rafi'] dari [Abu Rafi'] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Barangsiapa masuk surga, ia bersenang-senang dan tidak bersedih, pakaiannya tidak usang dan kemudaannya tidak lenyap
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Ibrahim] dan [Abdu bin Humaid], teks milik Ishaq, keduanya berkata: telah mengkhabarkan kepada kami [Abdurrazzaq] berkata: Berkata [Ats Tsauri] telah menceritakan kepadaku [Abu Ishaq] bahwa [Al Aghar] telah menceritakan kepadanya dari [Abu Sa'id Al Khudri] dan [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Penyeru menyerukan: Sesungguhnya kalian hidup dan tidak mati selamanya, kalian sehat dan tidak sakit selamanya, kalian muda dan tidak tua selamanya, kalian bersenang-senang dan tidak akan bersedih selamanya. Itulah firmanNya 'azza wajalla:; Dan Itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan." (Az Zukhruuf:)
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Sa'id bin Manshur] dari [Abu Qudamah Al Harits bin Ubaid] dari [Abu Imran Al Juwaini] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [ayahnya] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya orang mu`min disurga memiliki tenda dari satu mutiara berlubang, panjangnya enampuluh mil. Orang mu`min memiliki keluarga didalamnya. Orang mu`min mengelilingi mereka tapi mereka tidak saling melihat satu sama lain
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepadaku [Abu Ghassan Al Misma'i] telah menceritakan kepada kami [Abu Abdushshamad] telah menceritakan kepada kami [Abu Imran Al Jauni] dari [Abu Bakr bin Abdullah bin Qais] dari [ayahnya] Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya disurga ada tenda dari mutiara berlubang, lebarnya enampuluh mil. Setiap sudutnya ada keluarga, mereka tidak melihat yang lain, orang mu`min mengelilingi mereka
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Yazid bin Harun] telah mengkhabarkan kepada kami [Hammam] dari [Abu Imran Al Juwaini] dari [Abu Bakr bin Abu Musa bin Qais] dari [ayahnya] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Kemah mutiara, panjangnya dilangit enampuluh mil, setiap sudutnya ada keluarga milik orang mu`min, yang lain tidak bisa melihat mereka
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Dari Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Saiḥān, Jaiḥān, Eufrat, dan Nil semuanya termasuk bagian dari sungai-sungai surga."
Telah menceritakan kepada kami [Hajjaj bin Asy Sya'ir] telah menceritakan kepada kami [Abu An Nadhr bin Al Qasim Al Laitsi] telah menceritakan kepada kami [Ibrahim bin Sa'ad] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Abu Salamah] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Beberapa kaum masuk surga, hati mereka seperti hati burung
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah mengkhabarkan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] berkata: Inilah yang diceritakan oleh [Abu Hurairah] kepada kami dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, ia menyebut beberapa hadits diantaranya: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Allah 'azza wajalla menciptakan Adam seperti wujudnya, panjangnya enampuluh dzira'. Setelah menciptakannya, Allah berfirman: 'Pergilah lalu ucapkan salam pada mereka itu, mereka adalah kelompok malaikat yang tengah duduk lalu dengarkan jawaban mereka, itulah salammu dan salam keturunanmu." Beliau bersabda: "Adam pergi lalu mengucapkan: 'ASSLAAMU'ALAIKUM? ' Mereka menjawab: 'ASSALAAMU 'ALAIKA WA RAHMATULLAAH'." Beliau bersabda: "Mereka menambahi: 'WA RAHMATULLAAH'." Beliau bersabda: "Setiap orang yang masuk surga wujudnya seperti Adam, panjangnya enampuluh dzira' dan setelahnya (Adam) postur tubuh (manusia) terus berkurang hingga sekarang
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Umar bin Hafsh bin Ghiyats] telah menceritakan kepada kami [ayahku] dari [Al Ala` bin Khalid Al Kahili] dari [Syaqiq] dari [Abdullah] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Pada hari itu neraka jahannam didatangkan, ia mempunyai tujuh puluh ribu tali kekang, setiap tali kekang terdapat tujuh puluh ribu malaikat yang akan menyeretnya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Al Mughirah bin Abdurrahman Al Hizami] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Api kalian ini yang dinyalakan oleh anak cucu Adam adalah satu dari tujuh puluh bagian panasnya neraka jahanam." Mereka berkata: Bila seperti itu niscaya sudah cukup wahai Rasulullah. beliau bersabda: "Sesungguhnya ditambahi enampuluh sembilan bagian, masing-masing seperti panasnya." Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam seperti hadits Abu Az ZInad, hanya saja ia menyebutkan dalam riwayatnya: Semuannya seperti panasnya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ، حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ خَلِيفَةَ، حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ كَيْسَانَ، عَنْ أَبِي، حَازِمٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم إِذْ سَمِعَ وَجْبَةً فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم " تَدْرُونَ مَا هَذَا " . قَالَ قُلْنَا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ . قَالَ " هَذَا حَجَرٌ رُمِيَ بِهِ فِي النَّارِ مُنْذُ سَبْعِينَ خَرِيفًا فَهُوَ يَهْوِي فِي النَّارِ الآنَ حَتَّى انْتَهَى إِلَى قَعْرِهَا " .
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan, Kami pernah sedang bersama Rasulullah ﷺ, tiba-tiba beliau mendengar sebuah gemuruh. Nabi ﷺ lalu bertanya, "Apakah kalian tahu suara apa ini?" Kami menjawab, "Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui." Beliau bersabda, "Ini adalah batu yang dilemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh tahun, ia jatuh ke dalam neraka sekarang hingga berakhir di dasarnya.”
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban bin Abdurrahman] berkata: Berkata [Qatadah]: Aku mendengar [Abu An Nadhrah] menceritakan dari [Samurah], ia mendengar nabi Allah bersabda: "Sesungguhnya diantara mereka ada yang terkena api neraka hingga mata kakinya, ada yang terkena api neraka hingga tempat ikat pinggang dan ada yang terkena api neraka hingga leher
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Zurarah] telah mengkhabarkan kepada kami [Abdulwahab bin Atha`] dari [Sa'id] dari [Qatadah] berkata: Aku mendengar [Abu Nadhrah] menceritakan dari [Samurah bin Jundub] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya diantara mereka ada yang terkena api neraka hingga mata kakinya, ada yang terkena api neraka hingga lutut, ada yang terkena api neraka hingga tempat ikat pinggang dan ada yang terkena api neraka hingga tulang selangka." Telah menceritakannya kepada kami [Muhammad bin Al Mutsanna] dan [Muhammad bin Basyar] keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Rauh] telah menceritakan kepada kami [Sa'id] dengan sanad ini, ia mengganti HUJZATIHI (tempat pengikat pinggang) dengan HIQWAIHI (pinggang)
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepadaku [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Syababah] telah menceritakan kepadaku [Warqa`] dari [Abu Az Zinad] dari [Al A'raj] dari [Abu Hurairah] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan. Neraka berkata: 'Orang-orang congkak dan sombong memasukiku. Surga berkata: Sedangkan aku, tidak ada yang memasukiku selain orang-orang lemah, tidak berguna dan tidak berkuasa. Lalu Allah berfirman kepada surga: 'Kau adalah rahmatKu, denganmu Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki dari hamba-hambaKu.' Kemudian Allah berfirman kepada neraka: 'Kau adalah siksaKu, denganmu Aku menyiksa siapa pun yang Aku kehendaki dan masing-masing dari kalian berdua berisi penuh.' Sedangkan neraka tidak terisi penuh, lalu Allah meletakkan kakiNya kemudian neraka berkata: 'Cukup, cukup.' Saat itu neraka penuh dan sebagaiannya dihimpun pada sebagian yang lain." Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Aun Al Hilali] telah menceritakan kepada kami [Abu Sufyan Muhammad bin Humaid] dari [Ma'mar] dari [Ayyub] dari [Ibnu Sirin] dari [Abu Hurairah] nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan, " ia menceritakan hadits yang semakna dengan hadits Abu Az Zinad
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rafi'] telah menceritakan kepada kami [Abdurrazzaq] telah menceritakan kepada kami [Ma'mar] dari [Hammam bin Munabbih] berkata: Inilah yang diceritakan [Abu Hurairah] kepada kami dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam, ia menyebut beberapa hadits, diantaranya: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan. Neraka berkata: 'Orang-orang congkak dan sombong memasukiku. Surga berkata: Sedangkan aku, tidak ada yang memasukiku selain orang-orang lemah, tidak berguna dan budak. Lalu Allah berfirman kepada surga: 'Kau adalah rahmatKu, denganmu Aku merahmati siapa saja yang Aku kehendaki dari hamba-hambaKu.' Kemudian Allah berfirman kepada neraka: 'Kau adalah siksaKu, denganmu Aku menyiksa siapa pun yang Aku kehendaki dan masing-masing dari kalian berdua berisi penuh.' Sedangkan neraka tidak terisi penuh, lalu Allah meletakkan kakiNya kemudian neraka berkata: 'Cukup, cukup, cukup.' Saat itu neraka penuh dan sebagaiannya dihimpun pada sebagaian yang lain dan Allah tidak menzhalimi seorang pun dari makhlukNya. Sedangkan surga, Allah menciptakan penghuninya." Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id Al Khudri] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga dan neraka berbantah-bantahan, " ia menyebut seperti hadits Abu Hurairah hingga sabda beliau: "Masing-masing dari kalian berdua wajib Aku penuhi" dan tidak menyebut tambahan setelahnya
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Abdu bin Humaid] telah menceritakan kepada kami [Yunus bin Muhammad] telah menceritakan kepada kami [Syaiban] dari [Qatadah] telah menceritakan kepada kami [Anas bin Malik] nabi Allah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Neraka jahanam selalu berkata: 'Masih adakah tambahan? ' hingga Rabb pemilik keagungan Tabaraka wa Ta'ala meletakkan kakiNya lalu neraka berkata: 'Cukup, cukuip, demi keagunganMu.' Sebagaiannya dihimpun pada sebagaian yang lain." Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Abdushshamad bin Abdulwarits] telah menceritakan kepada kami [Aban bin Yazid Al Aththar] telah menceritakan kepada kami [Qatadah] dari [Anas] dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam seperti makna hadits Syaiban
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepadaku [Zuhair bin Harb] telah menceritakan kepada kami [Affan] telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Salamah] telah mengkhabarkan kepada kami [Tsabit] berkata: Aku mendengar [Anas] berkata: Dari nabi Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Surga tersisa seperti yang dikehendaki Allah kemudian Allah menciptakan makhluk untuknya dari sesuatu yang Ia kehendaki
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakar bin Abu Syaibah] dan [Abu Kuraib], teksnya hampir sama, keduanya berkata: Telah menceritakan kepada kami [Abu Mu'awiyah] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Kematian didatangkan pada hari kiamat seperti kambing kelabu -Abu Kuraib menambahkan: Lalu didirikan diantara surga dan nerakah, sedangkan keseluruhan hadits berikutnya sama- kemudian dikatakan: Wahai penduduk surga, apa kalian mengetahui ini? Mereka melihat dengan mendongak, mereka menjawab: 'Ya, itu adalah kematian.' Kematian dibaringkan lalu disembelih kemudian dikatakan kepada penduduk neraka: 'Wahai penghuni neraka, apa kalian mengetahui ini? ' Mereka melihat dengan mendongak, mereka menjawab: 'Ya, ' itu adalah kematian'." Beliau bersabda: "Lalu kematian diperintahkan disembelih, setelah itu dikatakan: 'Wahai penduduk surga, kekal tidak ada ada kematian dan wahai penduduk neraka, kekal tidak ada kematian'." Setelah itu beliau membaca: "Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman." (Maryam: 39) beliau menunjuk tangan beliau ke dunia. Telah menceritakan kepada kami [Utsman bin Abu Syaibah] telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Al A'masy] dari [Abu Shalih] dari [Abu Sa'id] berkata: Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Bila penduduk surga dimasukkan surga dan penduduk neraka dimasukkan neraka, dikatakan: 'Wahai penduduk surga, " lalu ia menyebut seperti makna hadits Abu Mu'aiwyah, hanya saja ia menyebutkan: Itulah firman Allah 'azza wajalla, tidak menyebut: Setelah itu Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam membaca, ia juga tidak menyebut: Beliau menunjuk tangan beliau ke dunia
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الأَعْمَشِ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي، سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم " إِذَا أُدْخِلَ أَهْلُ الْجَنَّةِ الْجَنَّةَ وَأَهْلُ النَّارِ النَّارَ قِيلَ يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ " . ثُمَّ ذَكَرَ بِمَعْنَى حَدِيثِ أَبِي مُعَاوِيَةَ غَيْرَ أَنَّهُ قَالَ " فَذَلِكَ قَوْلُهُ عَزَّ وَجَلَّ " . وَلَمْ يَقُلْ ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم . وَلَمْ يَذْكُرْ أَيْضًا وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى الدُّنْيَا .
Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.
50 dari 102
102 riwayat · no. 7130–7234
Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.