Langsung ke konten
Sahih Muslim

No. 3308

No. 3308Kitab 15, no. 512Penomoran Arab 1357
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْلَمَةَ الْقَعْنَبِيُّ، وَيَحْيَى بْنُ يَحْيَى، وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، أَمَّا الْقَعْنَبِيُّ فَقَالَ قَرَأْتُ عَلَى مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ وَأَمَّا قُتَيْبَةُ فَقَالَ حَدَّثَنَا مَالِكٌ وَقَالَ يَحْيَى - وَاللَّفْظُ لَهُ - قُلْتُ لِمَالِكٍ أَحَدَّثَكَ ابْنُ شِهَابٍ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم دَخَلَ مَكَّةَ عَامَ الْفَتْحِ وَعَلَى رَأْسِهِ مِغْفَرٌ فَلَمَّا نَزَعَهُ جَاءَهُ رَجُلٌ فَقَالَ ابْنُ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِأَسْتَارِ الْكَعْبَةِ ‏.‏ فَقَالَ ‏ "‏ اقْتُلُوهُ ‏"‏ ‏.‏ فَقَالَ مَالِكٌ نَعَمْ ‏.‏
Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Maslamah Al Qa'nabi] dan [Yahya bin Yahya] dan [Qutaibah bin Sa'id] -Adapun Al Qa'nabi, maka ia berkata- saya telah membacakan kepada Malik bin Anas -Adapun Qutaibah, maka ia berkata- Telah menceritakan kepada kami [Malik] -dan [Yahya] berkata dan lafazh juga darinya- saya bertanya kepada Malik, "Apakah [Ibnu Syihab] telah menceritakan kepadamu dari [Anas bin Malik] bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam masuk ke dalam kota Makkah pada tahun Penaklukan kota Makkah sementara di atas kepada beliau terdapat getah pohon. Dan ketika beliau melepaskannya, tiba-tiba beliau didatangi seorang laki-laki -kata Ibnu Khathal- yang bergantung dengan satir (kelambu) Ka'bah, sehingga beliau pun bersabda: 'Bunuhlah ia.'" Maka Malik kemudian menjawab, "Ya

Sumbernya tidak mencatat derajat untuk riwayat ini.

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 15 · The Book of Pilgrimage

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.