Langsung ke konten
Muwaththa’ Malik

No. 1855

No. 1855Kitab 58, no. 15
وَحَدَّثَنِي عَنْ مَالِكٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّهُ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الأَرْقَمِ ادْلُلْنِي عَلَى بَعِيرٍ مِنَ الْمَطَايَا أَسْتَحْمِلُ عَلَيْهِ أَمِيرَ الْمُؤْمِنِينَ فَقُلْتُ نَعَمْ جَمَلاً مِنَ الصَّدَقَةِ ‏.‏ فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الأَرْقَمِ أَتُحِبُّ أَنَّ رَجُلاً بَادِنًا فِي يَوْمٍ حَارٍّ غَسَلَ لَكَ مَا تَحْتَ إِزَارِهِ وَرُفْغَيْهِ ثُمَّ أَعْطَاكَهُ فَشَرِبْتَهُ قَالَ فَغَضِبْتُ وَقُلْتُ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكَ أَتَقُولُ لِي مِثْلَ هَذَا فَقَالَ عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الأَرْقَمِ إِنَّمَا الصَّدَقَةُ أَوْسَاخُ النَّاسِ يَغْسِلُونَهَا عَنْهُمْ ‏.‏
Telah menceritakan kepadaku dari Malik dari [Zaid bin Aslam] dari [Ayahnya] berkata; [Abdurrahman bin Al Arqam] berkata, "Tunjukkan kepadaku seekor unta tunggangan yang bisa aku gunakan untuk membawa Amirul mukminin." Aku lalu berkata, "Ya. ada seekor unta jantan dari unta sedekah." Lalu Abdullah bin Al Arqam bertanya, "Apakah kamu senang jika ada seorang laki-laki gemuk pada suatu siang yang sangat panas, mencuci apa yang ada di bawah sarungnya dan pangkal pahanya karenamu. Lalu dia memberikan (airnya) kepadamu dan engkau meminumnya?" Aslam berkata, "Aku pun marah, lalu kukatakan, "Semoga Allah mengampunimu, kenapa engkau mengatakan seperti ini kepadaku?" Abdullah bin Arqam berkata; "Sesungguhnya zakat adalah kotoran manusia yang mereka bersihkan dari diri mereka
Derajat dalam sumber
  • Mauquf SahihSalim al-Hilali

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 58 · Sadaqa

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.