Langsung ke konten
Muwaththa’ Malik

No. 1601

No. 1601Kitab 45, no. 4
وَحَدَّثَنِي يَحْيَى، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، أَنَّ أَعْرَابِيًّا، بَايَعَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم عَلَى الإِسْلاَمِ فَأَصَابَ الأَعْرَابِيَّ وَعْكٌ بِالْمَدِينَةِ فَأَتَى رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَقِلْنِي بَيْعَتِي ‏.‏ فَأَبَى رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ثُمَّ جَاءَهُ فَقَالَ أَقِلْنِي بَيْعَتِي ‏.‏ فَأَبَى ثُمَّ جَاءَهُ فَقَالَ أَقِلْنِي بَيْعَتِي ‏.‏ فَأَبَى فَخَرَجَ الأَعْرَابِيُّ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ إِنَّمَا الْمَدِينَةُ كَالْكِيرِ تَنْفِي خَبَثَهَا وَيَنْصَعُ طِيبُهَا ‏"‏ ‏.‏
Telah menceritakan kepadaku Yahya dari Malik dari [Muhammad bin Al Munkadir] dari [Jabir bin Abdullah] berkata; seorang badui membaiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam atas Islam, lalu orang badui itu terkena demam di Madinah. Badui itu kemudian menemui Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan berkata; "Ya Rasulullah, batalkanlah baiatku." Namun Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menolaknya. Badui itu mendatangi beliau lagi dan berkata; "Batalkanlah baiatku." Beliau tetap menolaknya. Maka pergilah orang badui itu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pun bersabda: "Sesungguhnya Madinah ini seperti al kir; menghilangkan kotorannya dan meninggalkan aroma semerbaknya
Derajat dalam sumber
  • SahihSalim al-Hilali

Di bawah setiap riwayat terdapat terjemahan dari dataset itu sendiri, ditampilkan apa adanya. Terjemahan itu tidak menyebut nama penerjemah, hak atasnya belum diverifikasi, dan belum ada yang mencocokkannya dengan teks Arab; sebagian riwayat tidak memiliki terjemahan. Teks Arablah yang menjadi teksnya.

Kitab 45 · Madina

Teks Arab, penomoran, nama kitab dan derajatnya ditampilkan persis seperti yang tercantum dalam sebuah dataset terbuka (hadith-api). Sabīl belum memverifikasi ketepatannya maupun hak atasnya, dan tinjauan ulamanya belum dimulai. Sampai saat itu, cocokkan sebuah riwayat dengan edisi cetak sebelum mengandalkannya.