Nabi ﷺ bermimpi sedang di dalam surga. Lalu keesokannya beliau berkata kepada Bilal bin Rabāḥ, "Beritahukan kepadaku amalan sunah apa yang paling kamu harapkan pahalanya yang kamu kerjakan dalam Islam? Sebab, aku mendengar suara lirih sandalmu saat digerakkan berjalan di depanku di surga." Bilal menjawab, "Aku tidak mengerjakan suatu amalan yang lebih aku harapkan, selain ketika setiap kali berhadas, entah itu di waktu malam atau siang, maka aku akan berwudu kemudian setelah wudu itu aku mengerjakan salat sunnah mutlak sejumlah yang telah tercatat bagiku (dalam takdir)."
- 1- Keutamaan amalan yang ditunjukkan oleh Bilal bin Rabāḥ -raḍiyallāhu 'anhu-, yaitu salat setiap selesai berwudu. Amalan tersebut termasuk yang sangat diharapkan diterima dan menjadi sebab untuk masuk ke dalam surga.
- 2- Anjuran mengerjakan salat setiap selesai wudu.
- 3- Seorang teladan atau pendidik bertanya mengenai amalan muridnya; tujuannya untuk memotivasi agar tetap teguh di atas amalan tersebut jika memang baik, tetapi bila ternyata buruk, maka harus melarangnya.
- 4- Kesaksian dari Nabi ﷺ untuk Bilal -raḍiyallāhu 'anhu- bahwa ia termasuk ahli surga.
- 5- Pertanyaan ini dilontarkan setelah salat Subuh, hal ini menunjukkan bahwa peristiwa itu terjadi dalam mimpi beliau ﷺ, dan mimpi para nabi adalah benar.
صحيح البخاري (2/ 53) (1149). صحيح مسلم (4/ 1910) (2458). عمدة القاري شرح صحيح البخاري (7/ 206). إرشاد الساري لشرح صحيح البخاري (2/ 326).