Allah -Yang Maha Agung dalam keluhuran-Nya- pada hari kiamat menyeru para makhluk yang ada di Mauqif (padang mahsyar). Dia berfirman, "Di manakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku?" Menanyakan keberadaan mereka, padahal Dia tahu tempat mereka dan kondisi mereka lainnya, untuk menyerukan keutamaan mereka di tempat tersebut dan untuk menyatakan secara tegas keagungan-Nya. Yakni, manakah orang-orang yang saling mencintai karena kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku, bukan untuk tujuan lainnya dari keuntungan duniawi atau semacamnya. Kemudian Allah -Ta'ālā- mengatakan, "Hari ini Aku menaungi mereka dalam naungan-Ku." Penyandaran naungan pada Allah adalah penyandaran untuk memuliakan, sedang maksudnya naungan 'Arsy. Disebutkan dalam selain riwayat Muslim, "Naungan 'Arsy-Ku". "Di hari tidak ada naungan selain naunganKu", artinya tak ada satu pun naungan pada hari itu kecuali naungan 'Arsy Ar-Rahmān.
بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، سليم بن عيد الهلالي، دار ابن الجوزي، الدمام، الطبعة: الأولى 1415هـ. دليل الفالحين لطرق رياض الصالحين، محمد علي بن البكري بن علان، اعتنى بها: خليل مأمون شيحا، دار المعرفة، بيروت، الطبعة: الرابعة 1425هـ. رياض الصالحين من كلام سيد المرسلين، أبو زكريا محيي الدين النووي، تحقيق ماهر الفحل، دار ابن كثير، دمشق، بيروت، الطبعة: الأولى 1428هـ. صحيح مسلم، مسلم بن الحجاج القشيري النيسابوري، تحقيق محمد فؤاد عبد الباقي، دار إحياء التراث العربي، بيروت، الطبعة: 1423 هـ. نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، مجموعة من الباحثين، مؤسسة الرسالة، بيروت، الطبعة: الرابعة عشر 1407هـ.