Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Malaikat

20 hadis

Apa yang menghalangimu untuk mengunjungi kami lebih dari biasanya engkau berkunjung kepada kami?

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قال: «قال النبي صلى الله عليه وسلم لجبريل: «مَا يَمْنَعُك أَنْ تَزُورَنَا أَكْثَر مِمَّا تَزُورَنَا؟» فنزلت: (وَمَا نَتَنَزَّل إِلاَّ بِأَمْرِ رَبِّكَ لَهُ مَا بَيْنَ أَيدِينَا وَمَا خَلْفَنَا وَمَا بَينَ ذَلِك ).
Dari Ibnu Abbas -raḍiyallāhu 'anhuma-, dia berkata, "Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bertanya kepada Jibril, "Apa yang menghalangimu untuk mengunjungi kami lebih dari biasanya engkau berkunjung kepada kami?" Lantas turunlah ayat, "Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali atas perintah Rabbmu. Milik-Nya segala yang ada di hadapan kita, yang ada di belakang kita dan segala yang ada di antara keduanya."
Diriwayatkan oleh BukhariDerajatHadis sahih
Penjelasan

Hadis ini mengisahkan kerinduan Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- kepada saudaranya, Jibril -'alaihi as-salam- karena dia datang dari Allah -'Azza wa Jalla-. Saat itu Jibril terlambat turun selama empat puluh hari. Lantas Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bertanya kepada Jibril, "Wahai Jibril, apa yang menghalangimu untuk mengunjungi kami?" Yakni, engkau tidak turun sehingga aku merindukanmu. Lantas Allah mewahyukan kepada Jibril agar ia mengatakan kepada beliau, "Dan tidaklah kami (Jibril) turun, kecuali atas perintah Rabbmu." Yakni, Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- berfirman, "Wahai Jibril, katakanlah bahwa kami tidak turun dalam waktu-waktu yang renggang melainkan dengan izin Allah sesuai dengan tuntutan hikmah-Nya. Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā-, "Milik-Nya segala yang ada di hadapan kita." Yakni, di hadapan kita berupa urusan-urusan akhirat. "Yang ada di belakang kita" berupa urusan-urusan dunia. Kelengkapan ayat, "Dan segala yang ada di antara keduanya" yaitu, yang terjadi dari waktu ini sampai terjadinya kiamat. Yakni, Dia memiliki ilmu tentang semuanya. "Dan Rabbmu tidak lupa", yakni, lupa. Artinya meninggalkanmu dengan mengakhirkan wahyu kepadamu. Kesimpulannya, hadis ini menunjukkan bahwa seharusnya manusia berteman dengan orang-orang baik dan mengunjungi mereka, sebagaimana mereka mengunjunginya karena dalam hal itu terdapat kebaikan.

Rujukan

رياض الصالحين من كلام سيد المرسلين، للإمام أبي زكريا النووي، تحقيق د. ماهر الفحل، دار ابن كثير-دمشق، الطبعة الأولى، 1428هـ. دليل الفالحين لطرق رياض الصالحين، لمحمد بن علان الشافعي، دار الكتاب العربي، بيروت - بدون تاريخ. بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، تأليف سليم الهلالي، دار ابن الجوزي- الطبعة الأولى1418هـ. نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، تأليف د. مصطفى الخِن وغيره، مؤسسة الرسالة-بيروت، الطبعة الرابعة عشر، 1407هـ. صحيح البخاري، للإمام أبي عبد الله محمد بن إسماعيل البخاري، عناية محمد زهير الناصر، دار طوق النجاة، الطبعة الأولى، 1422هـ. صحيح مسلم، للإمام مسلم بن الحجاج، حققه ورقمه محمد فؤاد عبد الباقي، دار عالم الكتب - الرياض، الطبعة الأولى، 1417هـ. فتح الباري شرح صحيح البخاري- أحمد بن علي بن حجر العسقلاني الشافعي - دار المعرفة - بيروت. رقم كتبه وأبوابه وأحاديثه: محمد فؤاد عبد الباقي- قام بإخراجه وصححه وأشرف على طبعه: محب الدين الخطيب- عليه تعليقات العلامة: عبد العزيز بن عبد الله بن باز. تحفة الأحوذي بشرح جامع الترمذي - محمد عبد الرحمن بن عبد الرحيم المباركفورى، دار الكتب العلمية - بيروت.

Hadis ini di HadeethEnc.com

Aku menyaksikan apa yang tidak kalian saksikan. Langit bergemuruh dan wajar saja ia bergemuruh. (Sebab) Tidak tersisa satu jengkal tempat pun di langit melainkan malaikat meletakkan keningnya bersujud kepada Allah -Ta'ālā-.

عن أبي ذر رضي الله عنه مرفوعاً: «إني أرى ما لا ترون، أطَّتِ السماء وحُقَّ لها أن تَئِطَ، ما فيها موضع أربع أصابع إلا ومَلَكٌ واضع جبهته ساجدا لله تعالى، والله لو تعلمون ما أعلم، لضحكتم قليلا ولبكيتم كثيرا، وما تلذذتم بالنساء على الفُرُشِ، ولخرجتم إلى الصُّعُداتِ تَجْأَرُون إلى الله تعالى».
Dari Abu Żar -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', "Aku menyaksikan apa yang tidak kalian saksikan. Langit bergemuruh dan wajar saja ia bergemuruh. (Sebab) tidak ada tempat (seluas) empat jari pun di langit melainkan satu malaikat meletakkan keningnya bersujud kepada Allah -Ta'ālā-. Demi Allah, seandainya kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian sedikit tertawa dan banyak menangis. Kalian juga tidak akan bersenang-senang dengan istri-istri di atas kasur, dan kalian pasti akan keluar menuju tanah-tanah lapang sambil memohon pertolongan kepada Allah -Ta'ālā- dengan suara keras."
Diriwayatkan oleh Ibnu Mājah - Diriwayatkan oleh Tirmiżi - Diriwayatkan oleh AhmadDerajatHasan li gairihi
Penjelasan

Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya aku melihat dan mengetahui apa yang tidak kalian lihat dan ketahui. Telah terdengar suara seperti suara kendaraan yang dinaiki (benda berat -edit), dan sudah wajar hal itu terjadi. Tidak ada sejengkal tempat pun di langit melainkan di situ ada malaikat yang meletakkan keningnya bersujud kepada Allah -Ta'ālā-. Demi Allah, andai kalian tahu apa yang aku tahu tentang keagungan Allah -Ta'ālā-, tentu kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis karena takut akan keperkasaan Allah -Subahanahu wa Ta'ālā-. Juga kalian tidak akan dapat menikmati wanita di atas ranjang karena sangat ketakutan. Bahkan niscaya kalian akan keluar ke jalan-jalan memekik mohon pertolongan kepada Allah -Ta'ālā-.

Rujukan

- دليل الفالحين لطرق رياض الصالحين، لمحمد بن علان الشافعي، دار الكتاب العربي، بيروت. - بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي، دار ابن الجوزي، الطبعة الأولى، 1418ه. - نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، تأليف د. مصطفى الخِن وغيره، مؤسسة الرسالة-بيروت، الطبعة الرابعة عشر، 1407هـ. - سنن الترمذي، لمحمد بن عيسى، الترمذي، تحقيق وتعليق: أحمد محمد شاكر ومحمد فؤاد عبد الباقي وإبراهيم عطوة عوض، شركة مكتبة ومطبعة مصطفى البابي الحلبي - مصر، الطبعة: الثانية، 1395هـ - 1975م. - مسند الإمام أحمد بن حنبل المحقق: شعيب الأرنؤوط - عادل مرشد، وآخرون إشراف: د عبد الله بن عبد المحسن التركي، مؤسسة الرسالة، الطبعة: الأولى، 1421هـ - 2001م. - سنن ابن ماجه :لابن ماجه أبو عبد الله محمد بن يزيد القزويني، تحقيق: محمد فؤاد عبد الباقي، دار إحياء الكتب العربية - فيصل عيسى البابي الحلبي. - صحيح الجامع الصغير وزياداته، الألباني، دار المكتب الإسلامي.

Hadis ini di HadeethEnc.com

Jibril datang kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Apa kedudukan Ahli Badar di antara kalian?" Beliau menjawab, "Mereka adalah kaum muslimin yang paling utama"

عن رفاعة بن رافع الزرقي رضي الله عنه قال: جاء جبريل إلى النبي صلى الله عليه وسلم قال: ما تَعُدُّونَ أهل بدر فيكم؟ قال: «من أفضل المسلمين» أو كلمة نحوها. قال: وكذلك من شهد بدرا من الملائكة.
Dari Rifā'ah bin Rāfi' Az-Zarqi -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Jibril datang kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Apa kedudukan Ahli Badar di antara kalian?" Beliau menjawab, "Mereka adalah kaum muslimin yang paling utama" atau kalimat yang seperti itu. Lantas Jibril berkata, "Demikian juga para malaikat yang mengikuti perang Badar."
Diriwayatkan oleh BukhariDerajatHadis sahih
Penjelasan

Sahabat agung, Rifā'ah -raḍiyallāhu 'anhu- mengabarkan kepada kita bahwa Jibril -'alaihissalām- datang kepada Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- lalu bertanya kepadanya, "Bagaimana kedudukan orang-orang yang mengikuti perang Badar, -dalam perang itu Allah telah menolong Nabi-Nya dan kaum mukminin yang ikut bersamanya dengan kemenangan telak-. Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menjawab, "Mereka adalah kaum muslimin yang paling utama di antara kami." Lantas Jibril berkata, "Demikian juga kalangan para malaikat yang hadir dan mengikuti perang Badar."

Rujukan

- صحيح البخاري، للإمام محمد بن إسماعيل البخاري، تحقيق محمد الناصر، دار طوق النجاة،الطبعة الأولى، 1422هـ. - بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين؛ تأليف سليم بن عيد الهلالي، دار ابن الجوزي- الطبعة الأولى1418هـ. - نزهة المتقين شرح رياض الصالحين؛ تأليف د. مصطفى الخِن وغيره، مؤسسة الرسالة-بيروت، الطبعة الرابعة عشرة، 1407هـ. - مرقاة المفاتيح :علي بن سلطان محمد الهروي القاري -دار الفكر، بيروت – لبنان الطبعة: الأولى، 1422هـ - 2002م - شرح رياض الصالحين؛ للشيخ محمد بن صالح العثيمين، مدار الوطن، الرياض، 1426هـ. -التوضيح لشرح الجامع الصحيح/ عمر بن علي بن الملقن -المحقق: دار الفلاح للبحث العلمي وتحقيق التراث- دار النوادر، دمشق – سوريا- الطبعة الأولى، 1429 هـ - 2008 م.

Hadis ini di HadeethEnc.com

Bergembiralah (wahai Muhammad) dengan dua cahaya yang telah dikaruniakan kepadamu, yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu, (yaitu): Al-Fātiḥah dan penutup Surah Al-Baqarah. Tidaklah engkau membaca satu huruf dari dua surah ini (yang berisi permohonan) melainkan pasti diberikan apa yang engkau mohon.'

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رضي الله عنهما قَالَ: «بَيْنَمَا جِبْرِيلُ قَاعِدٌ عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَمِعَ نَقِيضًا مِنْ فَوْقِهِ، فَرَفَعَ رَأْسَهُ، فَقَالَ: هَذَا بَابٌ مِنَ السَّمَاءِ فُتِحَ الْيَوْمَ لَمْ يُفْتَحْ قَطُّ إِلَّا الْيَوْمَ، فَنَزَلَ مِنْهُ مَلَكٌ، فَقَالَ: هَذَا مَلَكٌ نَزَلَ إِلَى الْأَرْضِ لَمْ يَنْزِلْ قَطُّ إِلَّا الْيَوْمَ، فَسَلَّمَ، وَقَالَ: أَبْشِرْ بِنُورَيْنِ أُوتِيتَهُمَا لَمْ يُؤْتَهُمَا نَبِيٌّ قَبْلَكَ: فَاتِحَةُ الْكِتَابِ، وَخَوَاتِيمُ سُورَةِ الْبَقَرَةِ، لَنْ تَقْرَأَ بِحَرْفٍ مِنْهُمَا إِلَّا أُعْطِيتَهُ».
Ibnu 'Abbās -raḍiyallāhu 'anhumā- meriwayatkan, "Ketika Jibril -'alaihis-salām- duduk di sisi Nabi ﷺ, ia mendengar ada suara dari atasnya. Lantas Jibril mengangkat kepalanya lalu berkata, 'Ini adalah suara sebuah pintu langit yang dibuka hari ini, dan pintu ini sama sekali belum pernah dibuka sebelumnya kecuali hari ini.' Lalu turunlah satu malaikat dari pintu itu. Jibril berkata, 'Ini adalah malaikat yang turun ke bumi, sama sekali ia belum pernah turun kecuali hari ini.' Malaikat itu mengucapkan salam lalu berkata, 'Bergembiralah (wahai Muhammad) dengan dua cahaya yang telah dikaruniakan kepadamu, yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu, (yaitu): Al-Fātiḥah dan penutup Surah Al-Baqarah. Tidaklah engkau membaca satu huruf dari dua surah ini (yang berisi permohonan) melainkan pasti diberikan apa yang engkau mohon.'"
HR. MuslimDerajatSahih
Penjelasan

Malaikat Jibril -'alaihissalām- duduk di sisi Nabi ﷺ, lantas ia mendengar suara dari langit seperti suara pintu ketika dibuka. Jibril mengangkat kepala dan pandangannya ke langit, kemudian mengabarkan kepada Nabi ﷺ bahwa itu adalah suara pintu di langit yang dibuka hari itu, ia belum pernah dibuka sebelumnya kecuali hari itu. Lalu dari pintu tersebut turun satu malaikat menuju bumi, ia belum pernah turun sebelumnya kecuali hari itu. Ia mengucapkan salam kepada Nabi ﷺ dan berkata, "Bergembiralah dengan dua cahaya yang diberikan kepadamu, belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu: surah Al-Fātiḥah dan dua ayat penutup surah Al-Baqarah." Kemudian malaikat itu berkata, "Tidak ada orang yang membaca satu huruf pun dari keduanya kecuali Allah Ta'ala akan berikan kebaikan, doa, dan permintaan yang dikandungnya."

Faedah
  1. 1- Keutamaan surah Al-Fātiḥah dan penutup surah Al-Baqarah serta anjuran untuk membacanya dan mengamalkan kandungannya.
  2. 2- Langit memiliki banyak pintu yang menjadi jalur turun perintah Allah, dan tidak akan dibuka kecuali dengan perintah dari Allah Ta'ala.
  3. 3- Menjelaskan kemuliaan Nabi ﷺ di hadapan Tuhannya, yaitu Allah memuliakan beliau dengan sesuatu yang belum pernah diberikan kepada nabi-nabi sebelumnya dengan memberi beliau dua cahaya tersebut.
  4. 4- Di antara metode dakwah ialah memberi kabar gembira berupa kebaikan.
Rujukan

صحيح مسلم (1/ 554) (806). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (2/ 244). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (4/ 700). مرقاة المفاتيح شرح مشكاة المصابيح، لعلي القاري (4/ 1464). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (2/ 760). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (13/ 122).

Hadis ini di HadeethEnc.com

Allah menugaskan untuk rahim satu malaikat, ia berkata, "Wahai Rabbku! Ini adalah setetes mani. Wahai Rabbku! Ini adalah segumpal darah. Wahai Rabbku! Ini adalah segumpal daging. Ketika llah ingin menakdirkan penciptaannya, malaikat berkata, "Wahai Rabbku! Laki-laki atau perempuan? Sengsara atau bahagia? Bagaimana rejekinya? Kapan ajalnya? Kemudian semua itu akan ditulis saat di perut ibunya."

عن أنس بن مالك رضي الله عنه مرفوعاً: «وكَّلَ اللهُ بالرَّحِم مَلَكًا، فيقول: أيْ ربِّ نُطْفة، أيْ ربِّ عَلَقة، أيْ ربِّ مُضْغة، فإذا أراد اللهُ أن يقضيَ خَلْقَها، قال: أيْ ربِّ، أذكرٌ أم أنثى، أشقيٌّ أم سعيدٌ، فما الرزق؟ فما الأَجَل؟ فيكتب كذلك في بطن أُمِّه».
Dari Anas bin Malik -raḍiyallāhu 'anhu- secara marfū', Allah menugaskan untuk rahim satu malaikat, ia berkata, "Wahai Rabbku! Ini adalah setetes mani. Wahai Rabbku! Ini adalah segumpal darah. Wahai Rabbku! Ini adalah segumpal daging. Ketika llah ingin menakdirkan penciptaannya, malaikat berkata, "Wahai Rabbku! Laki-laki atau perempuan? Sengsara atau bahagia? Bagaimana rezekinya? Kapan ajalnya? Kemudian semua itu akan ditulis saat di perut ibunya."
Muttafaq 'alaihDerajatHadis sahih
Penjelasan

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Sesungguhnya Allah -Ta'ālā- menugaskan untuk rahim satu malaikat, maksudnya: Allah -Ta'ālā- menjadikan satu malaikat dari sekian banyak malaikat untuk bertugas mengatur urusan rahim, yaitu tempat tumbuhnya bayi dalam perut ibunya. Lantas ia berkata: "Wahai Rabbku! Setetes mani", maksudnya: wahai Rabbku ini adalah setetes mani. Setetes mani ini adalah air mani seorang laki-laki. Begitu juga kalimat setelahnya, yaitu, "Wahai Rabbku! segumpal darah", maksudnya: wahai Rabbku ini adalah segumpal darah, dan segumpal darah adalah darah yang kental. Kemudian malaikat berkata: "Wahai Rabbku! Segumpal daging", maksudnya: wahai Rabbku ini adalah segumpal daging, maksudnya adalah sepotong daging. Dalam riwayat lain dijelaskan bahwasa masa setiap bagian ini adalah empat puluh hari. Kemudian Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Ketika Allah ingin menakdirkan penciptaannya", maksudnya: segumpal darah karena ia adalah tingkatan terakhir. Adapun maksud dari "qaḍa' (takdir)" disini adalah pelaksanaan penciptaannya dengan tiupan ruh kepadanya, sebagaimana dijelaskan dalam riwayat lain. Itu terjadi setelah berlalu seratus dua puluh hari. Malaikat berkata, "Wahai Rabbku laki-laki atau perempuan?" Maksudnya: wahai Rabbku apakah dia laki-laki sehingga aku akan menulisnya atau perempuan? "Dia sengsara atau bahagia?" Maksudnya: apakah dia akan sengsara dan termasuk penghuni neraka sehingga aku tulis demikian atau bahagia dan termasuk penghuni surga untuk aku tulis seperti itu? "Bagaimana rezekinya?" Maksudnya: sedikit atau banyak? Berapa jumlahnya? "Kapan ajalnya?" Maksudnya: berapa umurnya? Panjang atau pendek? "Maka semua itu akan ditulis ketika berada di perut ibunya." Maksudnya: semua yang disebutkan itu akan ditulis sebagaimana yang Allah perintahkan, ketika sang anak masih dalam perut ibunya.

Rujukan

صحيح البخاري، نشر: دار طوق النجاة (مصورة عن السلطانية بإضافة ترقيم محمد فؤاد عبد الباقي)، الطبعة: الأولى، 1422ه. صحيح مسلم، تحقيق: محمد فؤاد عبد الباقي، نشر: دار إحياء التراث العربي – بيروت. شرح صحيح البخاري لابن بطال، تحقيق: أبي تميم ياسر بن إبراهيم، نشر: مكتبة الرشد، الرياض-السعودية، الطبعة: الثانية 1423ه، 2003م. التنوير شرح الجامع الصغير، لمحمد بن إسماعيل بن صلاح بن محمد الحسني، الكحلاني الأمير الصنعاني، المحقق: د. محمَّد إسحاق محمَّد إبراهيم، الناشر: مكتبة دار السلام، الرياض، الطبعة: الأولى، 1432 هـ - 2011 م. تاج العروس من جواهر القاموس، للزبيدي، نشر: دار الهداية. فتح القوي المتين في شرح الأربعين وتتمة الخمسين للنووي وابن رجب رحمهما الله، لعبد المحسن بن حمد العباد البدر، دار ابن القيم، الدمام المملكة العربية السعودية -الطبعة: الأولى، 1424هـ/2003م.

Hadis ini di HadeethEnc.com

Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepada kalian

عن عائشة رضي الله عنه قالت: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «خُلقت الملائكة من نور، وخُلق الجَانُّ من مَارِجٍ من نار، وخُلق آدم مما وُصِفَ لكم».
Dari Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā-, ia berkata, "Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepada kalian."
Diriwayatkan oleh MuslimDerajatHadis sahih
Penjelasan

Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- mengabarkan tentang titik permulaan penciptaan makhluk. Beliau menyebutkan bahwa para malaikat diciptakan dari cahaya karena itu mereka semua tidak bermaksiat kepada Allah dan tidak menyombongkan diri untuk beribadah kepada-Nya. Adapun jin diciptakan dari api. Karena itu, banyak jin yang disifati dengan kesembronoan, kesia-siaan dan permusuhan. Sedangkan Adam diciptakan sebagaimana yang telah diterangkan kepada kalian. Yaitu diciptakan dari tanah liat/lempung seperti tembikar. Sebab prosesnya dari tanah menjadi tanah liat/lempung lalu menjadi tembikar, maka dari sanalah Adam -'alaihissalām- diciptakan.

Rujukan

- صحيح مسلم؛ للإمام مسلم بن الحجاج، حققه ورقمه محمد فؤاد عبد الباقي، دار عالم الكتب-الرياض، الطبعة الأولى، 1417هـ. - رياض الصالحين من كلام سيد المرسلين؛ للإمام أبي زكريا النووي، تحقيق د. ماهر الفحل، دار ابن كثير-دمشق، الطبعة الأولى، 1428ه. - بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين؛ تأليف سليم بن عيد الهلالي، دار ابن الجوزي- الطبعة الأولى1418ه. - نزهة المتقين شرح رياض الصالحين؛ تأليف د. مصطفى الخِن وغيره، مؤسسة الرسالة-بيروت، الطبعة الرابعة عشرة، 1407هـ. - شرح رياض الصالحين؛ للشيخ محمد بن صالح العثيمين، مدار الوطن، الرياض، 1426هـ. -التَّنويرُ شَرْحُ الجَامِع الصَّغِيرِ محمد بن إسماعيل الصنعاني، المحقق: د. محمَّد إسحاق محمَّد إبراهيم مكتبة دار السلام، الرياض -الطبعة: الأولى، 1432 هـ - 2011 م.

Hadis ini di HadeethEnc.com

Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di dalamnya ada anjing atau lonceng

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «لَا تَصْحَبُ الْمَلَائِكَةُ رُفْقَةً فِيهَا كَلْبٌ وَلَا جَرَسٌ».
Abu Hurairah -raḍiyallāhu 'anhu- meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, "Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di dalamnya ada anjing atau lonceng."
HR. MuslimDerajatSahih
Penjelasan

Nabi ﷺ mengabarkan, malaikat tidak akan menyertai suatu rombongan dalam perjalanan yang ada anjing bersama mereka atau lonceng yang digantung pada hewan lalu mengeluarkan suara ketika bergerak.

Faedah
  1. 1- Larangan memelihara anjing dan membawanya dalam perjalanan, dan dikecualikan dari larangan tersebut anjing pemburu atau penjaga.
  2. 2- Malaikat yang tidak mau ikut serta ialah malaikat rahmat; adapun malaikat pencatat, maka mereka tidak meninggalkan hamba saat di rumah dan perjalanan.
  3. 3- Larangan menggunakan lonceng karena merupakan seruling setan dan menyerupai lonceng umat Nasrani.
  4. 4- Seorang muslim harus serius menjauhi semua perkara yang akan menjauhkan malaikat.
Rujukan

صحيح مسلم (3/ 1672) (2113). نزهة المتقين، لمجموعة من الباحثين (2/ 1156). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (20/ 67). بهجة الناظرين، لسليم الهلالي (3/ 188). كشف المشكل من حديث الصحيحين، لابن عثيمين (3/ 564). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (6/ 431). شرح النووي على مسلم (14/ 95).

Hadis ini di HadeethEnc.com

Aku melihat Jibril di atas Sidratu al-Muntahā, dan ia memiliki 600 sayap.

عن ابن مسعود رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : «رأيتُ جِبريلَ على سِدْرة المُنْتَهى، وله ستُّ مائة جَناح» قال: سألتُ عاصمًا، عن الأجنحة؟ فأبى أن يخبرني، قال: فأخبرني بعض أصحابه: «أنَّ الجَناح ما بين المشرق والمغرب».
Dari Ibnu Mas'ud -raḍiyallāhu 'anhu-, ia berkata, Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Aku melihat Jibril di atas Sidratu al-Muntahā, dan ia memiliki 600 sayap." Perawi berkata, "Aku bertanya kepada 'Āṣim tentang sayap-sayap itu? Namun ia enggan memberitahuku. Lantas sebagian sahabatnya mengabariku bahwa satu sayap (lebarnya) antara timur dan barat."
Diriwayatkan oleh AhmadDerajatHadis hasan
Penjelasan

Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- melihat Jibril di tingkatan surga paling tinggi dan ia memiliki 600 sayap. Lalu perawi bertanya kepada 'Āṣim bin Abi Bahdalah tentang bentuk sayap-sayap ini? Namun 'Āṣim tidak memberitahunya. Lantas sebagian sahabatnya memberitahukan bahwa setiap sayap besarnya bisa menutup ruang antara timur dan barat. Ini telah disebutkan dalam beberapa hadis sahih lainnya, "Bentuk ciptaannya yang besar menutupi ruang antara timur dan barat."

Rujukan

مسند الإمام أحمد بن حنبل، تحقيق: شعيب الأرنؤوط - عادل مرشد، وآخرون، نشر: مؤسسة الرسالة، الطبعة: الأولى، 1421هـ - 2001م. النهاية في غريب الحديث والأثر، لابن الأثير، نشر: المكتبة العلمية - بيروت، 1399هـ - 1979م، تحقيق: طاهر أحمد الزاوى - محمود محمد الطناحي. الإسراء والمعراج وذكر أحاديثهما وتخريجها وبيان صحيحها، المؤلف: محمد ناصر الدين الألباني، الناشر: المكتبة الإسلامية، الطبعة: 2000م 1421هـ. القول المفيد على كتاب التوحيد-العثيمين -الناشر: دار ابن الجوزي، المملكة العربية السعودية-الطبعة: الثانية, محرم 1424هـ.

Hadis ini di HadeethEnc.com
8 dari 20
20 hadis
  1. Apa yang menghalangimu untuk mengunjungi kami lebih dari biasanya engkau berkunjung kepada kami?
  2. Aku menyaksikan apa yang tidak kalian saksikan. Langit bergemuruh dan wajar saja ia bergemuruh. (Sebab) Tidak tersisa satu jengkal tempat pun di langit melainkan malaikat meletakkan keningnya bersujud kepada Allah -Ta'ālā-.
  3. Jibril datang kepada Nabi Muhammad -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-, ia berkata, "Apa kedudukan Ahli Badar di antara kalian?" Beliau menjawab, "Mereka adalah kaum muslimin yang paling utama"
  4. Bergembiralah (wahai Muhammad) dengan dua cahaya yang telah dikaruniakan kepadamu, yang belum pernah diberikan kepada seorang nabi pun sebelummu, (yaitu): Al-Fātiḥah dan penutup Surah Al-Baqarah. Tidaklah engkau membaca satu huruf dari dua surah ini (yang berisi permohonan) melainkan pasti diberikan apa yang engkau mohon.'
  5. Allah menugaskan untuk rahim satu malaikat, ia berkata, "Wahai Rabbku! Ini adalah setetes mani. Wahai Rabbku! Ini adalah segumpal darah. Wahai Rabbku! Ini adalah segumpal daging. Ketika llah ingin menakdirkan penciptaannya, malaikat berkata, "Wahai Rabbku! Laki-laki atau perempuan? Sengsara atau bahagia? Bagaimana rejekinya? Kapan ajalnya? Kemudian semua itu akan ditulis saat di perut ibunya."
  6. Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah diterangkan kepada kalian
  7. Malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di dalamnya ada anjing atau lonceng
  8. Aku melihat Jibril di atas Sidratu al-Muntahā, dan ia memiliki 600 sayap.
  9. Aku melihat Jibril di Sidratul Muntaha, ia memiliki enam ratus sayap yang berhamburan di bulunya intan dan permata dengan warna yang berbeda-beda.
  10. Pada malam di mana aku melakukan Isrā`, aku melewati Jibril di antara para malaikat yang mulia, ia seperti pakaian yang lusuh karena takut kepada Allah -'Azzā wa Jallā-.
  11. Saya diizinkan menceritakan tentang salah satu Malaikat Allah yang memikul ‘arasy, bahwa jarak antara bagian bawah telinganya dengan pundaknya sejauh jarak perjalanan tujuh ratus tahun.
  12. Sesungguhnya sahabat kalian, Ḥanẓalah, dimandikan oleh para malaikat. Maka tanyalah istrinya (tentang sebabnya)
  13. Ketika Adam meninggal dunia, para malaikat memandikannya dengan air dalam bilangan ganjil dan mereka membuat liang lahat untuknya. Mereka berkata, "Ini sunah Adam pada anaknya."
  14. Usaid bin Ḥuḍair sedang membaca (Al-Qur`ān) di tempat penyimpanan kurma, tiba-tiba kudanya meronta-ronta. Ia membaca lagi lalu kuda itu meronta-ronta lagi. Ia membaca lagi lalu kuda itu meronta-ronta lagi. Usaid berkata, "Aku khawatir kalau-kalau kudaku menginjak Yahya. Lantas aku berdiri ke arah kuda itu, ternyata di atas kepalaku ada sesuatu seperti awan yang di dalamnya ada seperti lampu-lampu. Awan itu naik membumbung ke udara sampai aku tak bisa melihatnya."
  15. Sesungguhnya Allah memiliki para malaikat yang berkelana di bumi untuk menyampaikan kepadaku ucapan salam dari umatku.
  16. Sabda Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- dalam perang Badar, "Inilah Jibril sedang memegang kepala kudanya dengan membawa alat perang.
  17. Aku seolah-olah melihat debu-debu beterbangan di lorong-lorong jalan Bani Ganam. Yaitu rombongan Jibril -ṣalawātullāhi 'alaihi- ketika Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- berjalan menuju Bani Quraiẓah.
  18. Inilah orang yang membuat 'Arasy bergetar karenanya, pintu-pintu langit dibukakan untuknya, dan dia disaksikan oleh tujuh puluh ribu malaikat. Dia dihimpit (kuburan) satu kali himpitan lalu dilapangkan untuknya.
  19. Kami sedang bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- menyusun Al-Qur`ān dari potongan-potongan kain, maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Kebaikan bagi Syam."
  20. Rasulullah ﷺ bercerita kepada kami dan beliau adalah sosok pribadi yang jujur dan terpercaya, "Sungguh proses penciptaan seseorang di antara kalian ialah dengan dihimpun di dalam rahim ibunya selama 40 hari 40 malam

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com