Nabi ﷺ mengabarkan bahwa Allah Ta'ala memanggil penghuni surga saat mereka berada di dalamnya: Wahai penghuni surga! Mereka menjawab: Kami sambut panggilan-Mu, wahai Tuhan kami, demi keridaan-Mu. Allah bertanya kepada mereka: Apakah kalian telah rida? Mereka menjawab: Ya, kami telah rida. Bagaimana mungkin kami tidak akan rida, padahal Engkau telah berikan kepada kami sesuatu yang belum pernah Engkau berikan kepada seorang pun di antara makhluk-Mu. Allah -Subḥānahu wa Ta'ālā- berfirman: Maukah kalian Aku berikan yang lebih utama dari itu? Mereka menjawab: Wahai Tuhan kami, adakah sesuatu yang lebih utama dari ini?! Allah berfirman: Aku akan turunkan kepada kalian keridaan-Ku yang abadi dan Aku tidak akan marah kepada kalian setelah itu selama-lamanya.
- 1- Pembicaraan Allah -'Azza wa Jalla- dengan penghuni surga.
- 2- Kabar gembira dari Allah bagi penghuni surga berupa rida-Nya kepada mereka, pemberian rida-Nya pada mereka, dan ketidakmurkaan-Nya selamanya.
- 3- Keridaan semua penghuni surga dengan keadaan mereka kendati perbedaan kedudukan mereka serta variasi tingkatan mereka karena semua menjawab dengan kalimat sama, yaitu: Engkau telah memberi kami sesuatu yang tidak pernah Engkau berikan kepada seorang pun di antara makhluk-Mu.
صحيح البخاري (8/ 114) (6549). صحيح مسلم (4/ 2176) (2829). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين. نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، مجموعة من الباحثين (2/ 1293). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (3/ 348).