Dalam hadis ini terdapat penjelasan tentang keutamaan orang yang memandikan mayat lalu melihat aibnya kemudian menutupinya. Orang yang melihat kekurangan pada mayat itu ada 2 macam: Pertama, yang berkaitan dengan kondisinya. Kedua, yang berkaitan dengan tubuhnya. Jenis yang pertama, misalnya jika ia melihat perubahan wajah yang menghitam dan menjadi jelek pada mayat, maka ini bisa jadi merupakan tanda sū`ul khātimah –kita mohon kepada Allah keselamatan darinya-. Maka dia tidak boleh menceritakan kepada orang lain: bahwa aku telah melihat orang ini dalam kondisi seperti ini, karena ini berarti mengungkap aibnya sementara orang itu telah pergi menghadap Tuhannya, dan Allah akan memberinya balasan yang pantas dengan adil, atau maaf atas karunia-Nya. Dan yang kedua, seperti jika ia melihat cacat di punggung mayat yang selama hidupnya ia tutupi dari orang lain. Maka orang yang menutupinya (saat kematiannya) mendapatkan pahala ampunan yang besar sebanyak 40 kali.
سنن البيهقي الكبرى، للبيهقي، مكتبة دار الباز - مكة المكرمة ، 1414 - 1994 المعجم الكبير-أبو القاسم الطبراني -المحقق: حمدي بن عبد المجيد السلفي-دار النشر: مكتبة ابن تيمية - القاهرة-الطبعة: الثانية المستدرك على الصحيحين-الحاكم-تحقيق: مصطفى عبد القادر عطا-الناشر: دار الكتب العلمية - بيروت - الطبعة: الأولى، 1411 - 1990 صحيح الترغيب والترهيب – الألباني، مكتبة المعارف - الرياض نزهة المتقين شرح رياض الصالحين لمجموعة من الباحثين, مؤسسة الرسالة, الطبعة الرابعة عشر, 1407ه . دليل الفالحين لطرق رياض الصالحين لمحمد بن علان الصديقي, دار الكتاب العربي. كنوز رياض الصالحين بإشراف حمد العمار, دار كنوز إشبيليا, الطبعة الأولى, 1430ه . بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي, دار ابن الجوزي. شرح رياض الصالحين لابن عثيمين , دار مدار الوطن للنشر، الرياض, الطبعة : 1426 هـ.