عَنِ شُرَيْحٍ بنِ هانِئٍ قَالَ: سَأَلْتُ عَائِشَةَ، قُلْتُ: بِأَيِّ شَيْءٍ كَانَ يَبْدَأُ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ بَيْتَهُ؟ قَالَتْ: بِالسِّوَاكِ.
Syuraiḥ bin Hāni` meriwayatkan, Aku pernah bertanya kepada Aisyah, "Apa yang pertama kali dilakukan oleh Nabi ﷺ ketika masuk rumahnya?" Aisyah menjawab, "Bersiwak."
HR. MuslimDerajatSahih
Penjelasan
Di antara petunjuk Nabi ﷺ ketika masuk rumahnya di waktu kapan pun, malam maupun siang, adalah beliau mengawalinya dengan siwak.
Faedah
- 1- Perintah bersiwak secara umum di semua waktu, dan semakin ditekankan pada waktu-waktu yang dianjurkan syariat. Di antaranya: ketika masuk rumah, ketika akan salat, ketika wudu, setelah bangun tidur, dan ketika aroma mulut berubah,
- 2- Menerangkan perhatian tabiin untuk menanyakan perilaku keseharian Nabi ﷺ dan Sunnah beliau untuk diikuti.
- 3- Mengambil ilmu dari ahlinya dan orang yang lebih mengetahuinya, seperti Aisyah -raḍiyallāhu 'anhā- ditanya tentang ihwal Nabi ﷺ saat masuk rumah.
- 4- Indahnya interaksi Nabi ﷺ dengan keluarganya, yaitu beliau membersihkan mulutnya saat masuk rumah.
Rujukan
صحيح مسلم (1/ 220) (253). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (2/ 341). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (2/ 851). المنهاج شرح صحيح مسلم بن الحجاج، النووي (3/ 144).