Nabi ﷺ mengabarkan bahwa orang yang membaca Al-Qur`an, yaitu ia memiliki hafalan yang baik dan bacaan yang bagus, akan mendapatkan pahala di akhirat berupa kedudukan bersama para malaikat yang baik nan berbakti. Sebaliknya, orang yang membaca Al-Qur`an dengan terbata-bata dan putus-putus karena hafalannya lemah, tetapi ia tetap menjaganya, padahal itu sulit dan berat baginya, akan mendapatkan dua pahala; pahala membaca dan pahala kesulitan dan keterbata-bataan dalam bacaannya.
- 1- Anjuran menghafal Al-Qur`an, membaguskannya, dan banyak membacanya demi mendapatkan pahala dan ganjaran, serta menjelaskan tinggi kedudukan orang yang melakukannya.
- 2- Al-Qāḍī berkata, "Bukan berarti orang yang terbata-bata membaca Al-Qur`an mendapatkan pahala yang lebih banyak dari orang yang mahir. Orang yang mahir tentu lebih utama dan lebih banyak pahalanya karena ia akan bersama para malaikat serta mendapatkan pahala yang banyak. Kedudukan ini tidak disebutkan untuk selainnya. Bagaimana mungkin orang yang tidak memperhatikan Kitab Allah Ta'ala dengan menghafalnya dan menguatkan hafalannya serta tidak banyak membaca dan memahaminya disamakan dengan orang yang memperhatikannya hingga ia mahir di dalamnya."
- 3- Ibnu Bāz berkata, "Orang yang membaca Al-Qur`an dengan mahir, yaitu membacanya dengan baik dan menghafalnya dengan bagus akan bersama para malaikat yang baik nan berbakti. Maksudnya, jika ia membacanya secara perkataan dan perbuatan, tidak sebatas membaca saja, tetapi ia membacanya dengan baik serta mengamalkannya, maka ia telah mengamalkannya secara lafal dan makna."
صحيح البخاري (6/ 166) (4937). صحيح مسلم (1/ 549) (798). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، لسليم الهلالي (2/ 226). تحفة الأحوذي بشرح جامع الترمذي، لمحمد المباركفوري (8/ 174). تطريز رياض الصالحين، لفيصل آل مبارك (ص580). شرح رياض الصالحين، لابن عثيمين (4/ 639). شرح كتاب التوحيد من صحيح البخاري، لعبدالله الغنيمان (2/ 592). فتح الباري بشرح صحيح البخاري، لابن حجر العسقلاني (9/ 127). كنوز رياض الصالحين، لمجموعة من الباحثين (12/ 562). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، لمصطفى الخِن وغيره (1/ 740).