Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Siapa yang menyantap makanan lalu mengucapkan, 'Alḥamdulillāhillażī aṭ'amanī hāżā wa razaqanīhi min gairi ḥaulin minnī wa lā quwwah (Artinya: Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku makanan dan menganugerahkan rezeki kepadaku tanpa ada daya dan kekuatan dariku),' niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu

عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَكَلَ طَعَامًا فَقَالَ: الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلاَ قُوَّةٍ، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ».
Sahl bin Mu'āż bin Anas meriwayatkan dari ayahnya, ia berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Siapa yang menyantap makanan lalu mengucapkan, 'Alḥamdulillāhillażī aṭ'amanī hāżā wa razaqanīhi min gairi ḥaulin minnī wa lā quwwah (Artinya: Segala puji hanya milik Allah yang telah memberiku makanan dan menganugerahkan rezeki kepadaku tanpa ada daya dan kekuatan dariku),' niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
HR. Abu Daud, Tirmizi, Ibnu Majah, dan AhmadDerajatHasan
Penjelasan

Nabi ﷺ menganjurkan orang yang menyantap suatu makanan agar memuji Allah, bahwa aku tidak memiliki kekuatan untuk mendatangkan makanan maupun menyantapnya kecuali dengan pertolongan dan bantuan dari Allah Ta'ala. Kemudian beliau ﷺ memberi kabar gembira kepada orang yang mengucapkannya bahwa ia berhak mendapatkan ampunan Allah terkait semua dosa kecilnya yang telah lalu.

Faedah
  1. 1- Anjuran memuji Allah Ta'ala setelah makan.
  2. 2- Menjelaskan besarnya karunia Allah Ta'ala kepada hamba-hamba-Nya, yaitu Allah memberikan mereka rezeki serta memudahkan bagi mereka sebab-sebabnya dan menjadikan pengampunan kesalahan di dalamnya.
  3. 3- Urusan hamba seluruhnya datang dari Allah ﷻ, bukan dengan upaya dan kekuatan mereka, sedangkan hamba hanya diperintahkan melakukan sebab.
Rujukan

سنن الترمذي (5/ 452) (3458). سنن أبي داود (6/ 138) (4023). سنن ابن ماجه (4/ 417) (3285). مسند أحمد (24/ 394) (15632). نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، مجموعة من الباحثين (1/ 602). بهجة الناظرين شرح رياض الصالحين، للهلالي (2/ 54). تاج العروس من جواهر القاموس، للزبيدي (28/ 366).

Hadis ini di HadeethEnc.com
Zikir-zikir Untuk Urusan Mendadak

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com