Langsung ke konten
Hadis dengan penjelasan

Ketika kami dalam satu perjalanan bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tiba-tiba muncul seseorang yang mengendarai untanya.

عن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال: بينما نحن في سفرٍ مع النبيِّ صلى الله عليه وسلم إذ جاء رجلٌ على رَاحِلةٍ له، فجعلَ يَصرِفُ بصرَه يمينًا وشمالًا، فقال رسولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم : "من كان معه فَضْلُ ظَهرٍ فَليَعُدْ به على من لا ظَهرَ له، ومن كان له فضلٌ من زادٍ، فَليَعُدْ به على من لا زادَ له"، فذكرَ من أصنافِ المالِ ما ذكر حتى رأينا أنه لا حقَّ لأحدٍ منَّا في فضلٍ.
Dari Abu Sa'īd al-Khudri -raḍiyallāhu 'anhu- ia berkata, "Ketika kami dalam satu perjalanan bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- tiba-tiba muncul seseorang yang mengendarai untanya. Ia memandang ke kanan dan ke kiri. Maka Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Siapa yang memiliki kendaraan lebih hendaknya memberikan pada orang yang tidak memiliki kendaraan, siapa yang memiliki kelebihan bekal hendaknya memberikan pada orang yang tidak mempunyai bekal." Beliau menyebutkan bermacam-macam harta hingga kami melihat tak seorang pun dari kami berhak memiliki kelebihan.
Diriwayatkan oleh MuslimDerajatHadis sahih
Penjelasan

Abu Sa'īd al-Khudri -raḍiyallāhu 'anhu- menyebutkan bahwa pernah suatu ketika para sahabat berada dalam sebuah perjalanan bersama Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam-. Lalu datang seorang laki-laki yang mengendarai unta, ia memandang ke kanan dan ke kiri berharap mendapatkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya. Maka Nabi -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Siapa yang memiliki kendaraan lebih hendaknya ia memberikan pada orang yang tidak memiliki kendaraan, siapa yang memiliki kelebihan bekal hendaknya memberikan pada orang yang tidak mempunyai bekal." Sang perawi mengatakan, "Hingga kami mengira tak seorang pun dari kami berhak memiliki kelebihan dari kebutuhannya."

Rujukan

بهجة شرح رياض الصالحين؛ تأليف سليم الهلالي، دار ابن الجوزي. تطريز رياض الصالحين، تأليف فيصل آل مبارك، تحقيق د. عبدالعزيز آل حمد، دار العاصمة-الرياض، الطبعة الأولى، 1423هـ. رياض الصالحين من كلام سيد المرسلين، للإمام أبي زكريا النووي، تحقيق د. ماهر الفحل، دار ابن كثير-دمشق، الطبعة الأولى، 1428هـ. شرح صحيح مسلم، للإمام محي الدين النووي، دار الريان للتراث-القاهرة، الطبعة الأولى، 1407هـ. صحيح مسلم، للإمام مسلم بن الحجاج، حققه ورقمه محمد فؤاد عبدالباقي، دار عالم الكتب-الرياض، الطبعة الأولى، 1417هـ. كنوز رياض الصالحين، فريق علمي برئاسة أ.د. حمد العمار، دار كنوز إشبيليا-الرياض، الطبعة الأولى، 1430هـ. نزهة المتقين شرح رياض الصالحين، تأليف د. مصطفى الخِن وغيره، مؤسسة الرسالة-بيروت، الطبعة الرابعة عشر، 1407هـ.

Hadis ini di HadeethEnc.com
Adab dan Hukum Safar

Setiap hadis, derajat, penjelasan, dan faedah di sini ditampilkan persis sebagaimana diterbitkan HadeethEnc.com, menurut ketentuan penerbitan ulangnya. Derajat itu tidak menyebut siapa yang menilainya. Terjemahan dan penjelasan adalah karya para penyusunnya, dan sebagian menyebutkan hukum; para peninjau Sabīl belum memeriksanya. Hadis berbahasa Arablah teksnya. Sumber: HadeethEnc.com